Blora akselerasi peningkatan kualitas Guru PAI

Blora – Sesuai aturan yang tertuang dalam PP No. 55 tahun 2007 yang menetapkan sekolah wajib memberikan pengajaran ilmu agama, maka guru Pendidikan Agama Islam (PAI) diharapkan terus berupaya meningkatkan kompetensi, kreatifitas dan profesionalisme melalui berbagai pendekatan termasuk dalam meningkatkan teknologi dalam pengajaran.

Dalam pembelajaran PAI saat ini guru dituntut untuk memiliki muatan yang dapat menunjang proses pembelajaran baik metode, kurikulum maupun media pembelajaran melalui teknologi pedidikan, media pembelajaran berupa media informasi yang menunjang pembelajaran PAI, sehingga guru harus percaya diri dalam menggunakan dan mengembangkannya.

Kepala Kankemenag Blora Tri Hidayat berharap bahwa peranan strategis guru dalam setiap upaya peningkatan mutu, relevansi, dan efisiensi pendidikan, maka peningkatan dan pengembangan aspek kompetensi professional guru merupakan kebutuhan, karena pendidikan dan pengajaran mengalami kemajuan dalam perkembangannya selama ini, banyak bergantung kepada kepiawaian guru dalam menerapkan kompetensi standar yang harus dimiliki termasuk kompetensi professional.

“Adapun cara yang paling efektif meningkatkan kompetensi adalah melalui workshop pendidikan, MGMP dan aktif dalam organisasi profesi untuk berbagi keilmuan antar guru atau dengan ahli maupun ikut dalam seminar dan penelitian ilmiah melalui karya tulis,” ucap Kakankemenag dalam arahannya kepada para peserta dalam acara Workshop Peningkatan Kompetensi Guru PAI tingkat SMK se-Kabupaten Blora di Aula SMKN 1 Blora yang dihadiri oleh sekitar 50 guru agama se-Kabupaten Blora (12/1).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Syaifuddin Zuhri.

“Beragam teknologi informasi saat ini bisa digunakan untuk membuat pembelajaran PAI lebih ataraktif dan menyenangkan seperti adanya media audiovisual, internet, power point, email, mailing list dan ini yang perlu dikuasai guru PAI,” papar Syaifuddin serius.

Syaifuddin menambahkan bahwa, “Internet dan media seperti mailing list ini akan membuat proses belajar mengajar lebih menarik dan tidak menjenuhkan yang bagus dalam peningkatan kualitas pembelajaran PAI, maka mari gunakan teknologi informasi dalam pendidikan agama kita.”

Pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis IT (ICT) lebih memudahkan peningkatan kualitas guru dan siswa dalam pemahaman ilmu agama dengan nilai tambah penguasaan teknologi dan informasi yang mampu memahami masalah aktual secara luas, komprehensif, dan ilmu terapan secara efektif dan efisien.

Acara workshop berjalan lancar serta mendapat respon umpan balik yang baik dari peserta, adapun narasumber lain yang turut memberikan materinya adalah Kadi Pengawas Kankemenag Blora, dan Ngaliadi Ketua MGMP PAI SMK Kab. Blora, yang membahas tentang Pengembangan Silabus, Metodologi Pembelajaran, Pemanfaatan Media Pembelajaran dan Penyusunan RPP. (ima/gt)