Bonbin, Media Edukasi dan Penyegaran bagi Siswa

Semarang – Dalam rangka menanamkan rasa cinta dan kepedulian siswa terhadap satwa atau fauna, MIN Sumurrejo Gunungpati Kota Semarang melaksanakan kunjungan ke Taman Margasatwa Kota Semarang, akhir pekan lalu, Sabtu (15/04). Kegiatan yang dipandu oleh guru kelas dan bekerjasama dengan komite ini diikuti oleh siswa kelas III.

Menurut Moh Akhlis guru kelas IIIA, kebun binatang atau bonbin merupakan tempat wisata yang cocok untuk mengenalkan segala jenis hewan kepada siswa. “Dengan mengunjungi Bonbin, para siswa dapat melihat secara langsung aneka binatang yang biasanya dilihat di berbagai media, misalnya TV, buku, majalah, atau koran. Dengan melihat dari dekat mereka dapat lebih jelas mengamati bagaimana bentuk, warna, tempat hidup, serta makanan hewan sehingga dengan ini pembelajaran menjadi autentik dan bermakna,” ungkap Akhlis. Sementara Wahdah, guru kelas IIIB menambahkan, siswa juga diajak untuk  mengenal  ciri-ciri makhluk hidup secara nyata.

Setiba di lokasi yang terletak di daerah Mangkang, di area wahana Diorama, satu persatu siswa diminta untuk melafalkan nama binatang dengan kosa kata Bahasa Arab dan Inggris. Selanjutnya, mereka berkeliling Bonbin untuk menemukan jenis binatang sesuai dengan yang ada pada kertas tugas. Setelah didapatinya, para siswa diberikan tugas untuk melakukan pengamatan, mencatat, dan menemukan ciri-ciri  binatang sesuai tema.

Komite MIN Sumurrejo yang diwakili oleh Hendah Wilasari dan Iswati menyambut baik dan memfasilitasi kegiatan ini sebagai bentuk sarana edukasi nyata dan sekaligus refresh bagi siswa.

Sedangkan Kepala MIN Sumurrejo Subiyono memberikan keterangan, melalui kegiatan ini para siswa dapat menyingkronkan pengetahuan yang didapat dari madrasah dengan melihat langsung. Pengetahuan jenis hewan tidak hanya didapat siswa melalui teori yang diajarkan di dalam kelas tetapi juga dengan melihat secara langsung berdasarkan ciri-ciri fisiknya, sehingga siswa tidak hanya membayangkan saja tetapi langsung dapat melihat.

“Dan yang sangat penting adalah kita tanamkan KeMahabesaran Allah akan ciptaanNya sehingga dapat meningkatkan keimanan kepada Sang Khalik, disamping juga kita pahamkan keharusan mencintai sesama makhluk Allah,” ujar Kamad. Pihaknya berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini, dan berharap agar pembelajaran di luar kelas bisa menjadi pilihan dan terus diagendakan menjadi kegiatan rutin.(sby-ch/gt)