Bukti Sinergitas Dengan Umat, Pengajian Yang Di Gagas KUA di Hadiri Ribuan Jamaah

Wonogiri – KUA Kecamatan Giriwoyo bekerjasama dengan DMI, IPHI, MUI dan BADKO menyelenggarakan Pengajian Rutin keliling Jum’at Kliwon putaran ke-25, Jum’at (09/02) bertempat  Lingkungan Bamban Kel. Girikikis kec. Giriwoyo. Pengajian tersebut dihadiri hampir 6 ribu umat muslim di wilayah kecamatan Giriwoyo dengan menghadirkan Mubaligh adalah H. Hartono.AI S.Ag.MM Pimpinan Ponpes Modern Al Amin Palur Sukoharjo

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dan sinergitas KUA Kecamatan Giriwoyo yang di dukung  oleh ormas Islam di wilayah tersebut dan di adakan rutin menggunakan hitungan pasaran jawa yaitu setiap Jum’at Kliwon.

Menurut Kepala KUA Giriwoyo, H. Misbahuddin  bahwa salah satu tujuan pengajian tersebut adalah untuk syiar Islam, membangun silaturohmi antar ormas Islam dan umat muslim serta  menambah wawasan keagamaan masyarakat muslim utamanya yang ada di pelosok kecamatan yang berbatasan dengan Pacitan Jawa Timur tersebut.

“Sesuai rencana kegiatan akan di laksanakan berkeliling dari satu desa ke desa lain dan menghadirkan mubalegh dari luar Wonogiri untuk menambah semangat dan motivasi jama’ah,” papar Misbahuddin.

Dalam sambutannya Camat Giriwoyo, H Sariman menyampaikan pentingnya   mengaji dalam kehidupan ini, menurutnya umur manusia harus dimanafaatkan sebaik mungkin untuk berbuat kebaikan.

H.Sariman juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas partisipasi dan kehadiran hadirin semua, pengajian ini berfungsi sebagai ajang silaturahmi sekaligus sebaga wahana meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Semoga dengan kegiatan ini menambah ilmu agama serta sebagai ajang silaturahmi dan komunikasi umat Islam di Kecamatan Giriwoyo serta meningkatkan kualitas beragama di daerah,” harap Camat Sariman.

Dalam paparannya KH. Hartono AI dengan bahasanya yang humoris mengajak jamaah lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.  Yaitu  mengajak jamaah sekitar masjid atau mushola untuk memakmurkan tempat ibadahnya utamanya sholat berjamaah 5 waktu, sehingga iman dan taqwa kepada Allah SWT bisa semakin meningkat.

“Bukti keberhasilan dari pengajian ketika masjid dan musholla penuh jamaah untuk menjalankan sholat berjamaah, marilah kita makmurkan masjid dengan menjalankan sholat 5 waktu dengan berjamaah” tegasnya.

Tercatat Jumlah jamaah yang hadir dalam pengajian tersebut kurang lebih 6.000 jamaah dan mampu menghimpun infak kurang lebih Rp. 14.544.600. (Mursyid-Heri/Wul)