Ka Kanwil Kemenag Jateng memberikan pembinaan di MTsN 1 Boyolali

Bumikan Moderasi Beragama Di Madrasah, Ka Kanwil Bina ASN MTsN 1 Boyolali

Boyolali (Andong) – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di madrasah Khususnya MTs Negeri 1 Boyolali, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah,  Musta`In Ahmad memberikan pembinaan ASN pada MTsN 1 Boyolali Dengan tema Membumikan Moderasi Beragama Di Madrasah  yang dilaksanakan di Aula MTs Negeri 1 Boyolali,Pada Selasa (14/09). Acara yang diikuti oleh seluruh civitas Akademik MTsN 1 Boyolali tersebut  dihadiri oleh Kepala Madrasah Negeri 1 Boyolali, Plt. Kasubag Tata Usaha, Kasi Penma,  dan Pranata Humas Kankemenag Kab. Boyolali , serta Pengawas Madrasah dan  Sekertaris Komite Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Boyolali.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta`in Ahmad menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini dilaksanakan untuk membangun komitmen bersama serta menyamakan persepsi dalam meningkatkan pengetahuan dan megaplikasikan moderasi beragama.  beliau menegaskan bahwa moderasi beragama yang diusung Kemenag adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi agama. Moderasi Beragama adalah proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku ekstrem atau berlebih-lebihan saat mengimplementasikannya.

“Cara pandang dan sikap moderat dalam beragama sangat penting bagi masyarakat plural dan multikultural seperti Indonesia, karena hanya dengan cara itulah keragaman dapat disikapi dengan bijak, serta toleransi dan keadilan dapat terwujud,” jelas Mustain

Mustain menekankan bahwasannya moderasi beragama dapat tercapai salah satunya dengan cara menyadari bahwa kita semua sebagai umat manusia tidak terkecuali dari suku bangsa, ras, agama apapun adalah ciptaan tuhan YME. Dengan menyadari bahwa kita semua adalah cipaan tuhan yang maha kuasa, secara tidak langsung kedudukan seluruh manusia adalah sama sebagai ciptaan tuhan YME.

“Jika tidak bisa memahami kebesaran Allah Swt maka pahamilah betapa kecilnya dirikita di alam raya ini,”ujarnya.

Acara yang berlangsung selama 2 jam tersebut  berakhir pada pukul 12.30. Diawali dengan pembukaan, pembacaan kalam ilahi oleh waka kesiswaan MTs Negeri 1 Boyolali, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah, Sambutan kepala MTsN 1 Boyolali, dan Sambutan dari Kemenag Boyolali. Dilanjutkan dengan pembinaan ASN Dengan tema Membumikan Moderasi Beragama Di Madrasah Oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Musta`in Ahmad. Acara  ditutup dengan Doa yang dibacakan oleh Waka Sapras MTsN 1 Boyolali. (AJ/Zoelva/Jaim/rf).