Bupati Kunjungi Madrasah dan Pondok Pesantren

Temanggung – Dalam rangka World Cleanup Day (WCD),  madrasah dan pondok pesantren di Temanggung mengikuti World Cleanup Day (WCD), Sabtu (18/09) secara serentak. ada 30 madrasah dan pondok pesantren yang menjadi kunjungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung. Dari 30 madrasah dan pondok pesantren,  dua madrasah yaitu MI Muhamadiyah Malebo dan MTs Ma’arif Jumo dikunjungi langsung oleh Bupati Temanggung, H.M Al Khadziq, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Agus Sujarwo dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Entargo Yutri Wardono. Dalam Kunjungannya, Bupati menyampaikan WCD adalah program aksi sosial global yang bertujuan untuk memerangi masalah limbah pada global.

Disamping itu Bupati juga memberikan materi kepada siswa terkait pemilahan sampah dan pengelolaan sampah. Setelah menyampaikan materi Bupati bersama siswa memungut sampah sambil memberikan penjelasan terkait macam-macam sampah dan memilahnya. Diharapkan melalui kegiatan tersebut dapat mewujudkan sikap positif terhadap lingkungan sekitar.

“Sikap positif yang dapat diwujudkan yaitu menumbuhkan kesadaran membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan. Melalui ranah pendidikan, sikap peduli lingkungan bagi siswa dan santri harus ditumbuhkan,” harapnya. Selain itu, kesadaran dalam menjaga kebersihan terus didorong sehingga seluruh siswa dan santri akan merasa nyaman dalam belajar.

Lebih lanjut dikatakan kegiatan bersih-bersih lingkungan merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan tersebut menjadi tugas bersama untuk mewujudkan lingkungan belajar yang bersih dan sehat. Dalam mendukung WCD, kegiatan kebersihan diperluas dalam lingkungan sekitar sekolah. WCD dijadikan sebagai momentum penting bagi sekolah untuk terus menjaga kebersihan secara bersama di lingkungan sekolah dan sekitar.   Sementara di madrasah dan pondok pesantren yang lain dikunjungi oleh tim dari DLH melakukan pemungutan dan pemilahan sampah  secara bersama. Di Madrasah yang tidak dikunjungi oleh DLH juga melaksanakan kegiatan yang sama dan telah melaporkan kegiatannya kepada DLH.(sr/rf)