Bupati : Mengajarkan Ilmu Agama Wujud Pembangunan Bangsa di Masa Depan

Karanganyar – Memberikan ilmu agama dan pengetahuan umum kepada anak-anak saat ini merupakan wujud pembangunan bangsa yang akan berguna di masa mendatang. Hal ini diutarakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya di acara Pengukuhan Pengurus Badko TPQ Kabupaten Karanganyar Periode 2016 – 2020, Rabu (25/01).

“Agar lebih termotivasi lagi, saya rencanakan menjelang Ramadhan mendatang akan diadakan lomba ngaji,” ucap Bupati dihadapan 250 orang pengurus dan anggota Badko TPQ Karanganyar.

Turut hadir pada Pengukuhan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi, Kasubbag TU Kemenag Karanganyar, Wiharso,  serta diikuti segenap Pengurus dan Anggota BADKO TPQ Karanganyar.

Selain itu, Bupati Karanganyar juga menghimbau kepada segenap Pengurus BADKO TPQ Karanganyar untuk ditata, dikoordinir dengan baik. “Seluruh Ustad dan Ustadah harus diinvetaris dengan penggunaan sistem baru. Ini sangat penting karena Ustad/Ustadah berperan dalam membangun akhlaq dan aqidah anak Indonesia menjadi generasi sholeh,” tandas Bupati.

Agar kesejahterannya meningkat, Juliyatmono meminta ketua Badko TPQ agar segera menginfentarisir dan melaporkan kebutuhan Organisasi Badko sehingga Pemda Karanganyar dapat memberikan bantuan.

Di akhir sambutannya, Bupati Karanganyar berpesan agar Agama jangan dijadikan alat dalam melampiaskan dendam. Gunakan agama sebagai mana mestinya dan kita hidup di Indonesia haruslah kita tumbuhkan cinta tanah air karena agama juga mengajarkannya,” jelasnya.

Selepas sambutan dari Bupati Karanganyar, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan Ustadz/ustadzah oleh Ketua Badko TPQ Jateng dan Sekretaris Badko TPQ Jateng  yang intinya agar dasar pengajaran dan lingkup kerangka dasar kurikulum BADKO TPQ Karanganyar berorientasi pada misi dan tujuan penyiapan generasi Qur’ani. Disamping itu, arah dan tujuan kurikulum agar mempersiapkan rohani, emosi, tradisi dan pengetahuan untuk menjadi anak yang beriman bertaqwa, berbudi luhur, cinta sesama dan cinta tanah air serta mengajaran Al Qur’an sebagai Al Huda. (ida-hd/gt)