Bupati Purbalingga Perlakukan CJH dengan Istimewa

Purbalingga – Dalam rangka melaksanakan visi misi Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga, Bupati  Tasdi melakukan fasilitasi haji kepada 813 calon jemaah haji (CJH) Purbalingga dengan pelayanan khusus berupa pengalokasian dana sebesar 2,5 Milyar lebih melalui APBD Tahun 2017 .

Selain itu juga memperlakukan seluruh CJH sebagai warga terhormat dengan dilepas dan diantar secara langsung hingga ke Asrama Haji Donohudan Boyolali bersama keluarga, anggota DPRD dan para pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Demikian juga dengan kepulangan mereka akan dilakukan penjemputan secara khusus  oleh Bupati hingga tiba di Pendopo Kabupaten. Hal ini diungkapkan Bupati Tasdi saat memberikan sambutan dalam Upacara Pelepasan Calon Jamaah Haji Purbalingga Tahun 1438 H di Pendopo Dipokusumo Rabu (09/08).

“Sesuai dengan janji saya,  hari ini saya dan istri saya dan dari DPRD, kemudian dari Pemda Purbalingga akan mengantarkan Bapak-Ibu semuanya ke Asrama Haji Donohudan. Saya akan pasrahkan kepada Panitia Penyelenggara di Embarkasi  bahwa ini saudara-saudara saya dari Kabupaten Purbalingga, dan pada saat Bapak-Ibu kundur kami akan jemput pula sebagai bentuk kebahagiaan rakyat Purbalingga,” tegas Tasdi.

Dalam kesempatan itu juga  Bupati Tasdi juga menyampaikan beberapa pesan yang harus diingat oleh para CJH. Di antaranya adalah untuk meluruskan niat hanya untuk beribadah kepada Alloh dan  selalu menjaga stamina, karena ibadah haji adalah ibadah yang membutuhkan stamina yang prima. Selain itu juga agar selalu mendekatkan diri dan berdoa kepada Allah SWT, mendoakan keluarga dan  mendoakan kota Purbalingga agar dijauhkan dari berbagai bala dan bencana.

Para CJH juga agar selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan sebagai saudara dengan sesama CJH lainnya. Mereka juga diharapkan agar selalu mengikuti  petunjuk dari para petugas pembimbing haji serta selalu menjaga nama baik keluarga, nama baik kota Purbalingga, nama baik negara Indonesia dan menjaga nama baik umat Islam Indonesia di mata dunia internasional.

Sementara Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Mukhlis Abdilah saat dihubungi menyampaikan bahwa pemberangkatan CJH Purbalingga tahun 2017 terbagi dalam 3 tahap, ketiganya melalui Embarkasi Solo.

Pelepasan pemberangkatan dilakukan di Pendopo  Dipokusumo dalam tiga tahap, tahap pertama kloter 02 berjumlah 355 orang, sudah diberangkatkan tanggal 27 Juli dengan pendampingan 5 orang petugas. Hari ini untuk tahap kedua, terdiri dari dua kelompok terbang yaitu kloter 43 dan 44. Rombongan ini dijadwalkan terbang tanggal 10 Agustus 2107.

Sesuai jadwal, kepulangan jamaah haji kita jika tidak ada kendala untuk kloter 02 tanggal 7 September 2017, sedangkan untuk kloter  43 dan 44 tanggal 20 September 2017.

Terkait dengan besarnya anggaran, Mukhlis menjelaskan bahwa transportasi pemberangkatan, pengawalan, ambulan, tenaga medis dan penjemputan dari Pendopo Dipokusumo hingga Donohudan dan sebaliknya termasuk alokasi yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga di samping seragam batik khas daerah, operasional panitia penyelenggara, dan berbagai komponen pembiayaan lainnya.  (sar/gt)