Bupati Serahkan Piagam Penghargaan Kepada Lima Orang Berprestasi di Lingkungan Kemenag Wonogiri

Wonogiri – Sebanyak lima orang ASN dan siswa di lingkungan Kankemenag Kabupaten Wonogiri berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi dan Nasional. Kelima orang tersebut kemudian menerima penghargaan saat peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kementrian Agama 2019 di Alun-alun Kabupaten Wonogiri, Kamis (3/1).

Kelima orang tersebut antara lain Aditiya Ata Mogalana dari SMA 2 Wonogiri yang meraih juara I Seleksi Sippa Dhamma Samajja tingkat Provinsi Jateng. Dia meraih juara untuk kategori Dhammapada tingkat SMA yang digelar oleh Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag Kanwil Jateng.

Selain itu, Badarudin, penyuluh Agama Islam Kecamatan Nguntoronadi meraih juara III vokalis gambus tingkat Provinsi Jateng. Mustajab Joko Susilo, guru SMA 2 Wonogiri meraih juara I tingkat Provinsi Jateng dan finalis tingkat nasional Olimpiade Guru Nasional (OGN) pada mata pelajaran pendidikan agama Islam pendidikan menengah.

Sugeng Riyanto, guru MTsN  2 Wonogiri meraih juara I dan finalis nasional Anugerah Konstitusi bagi guru PPKN berprestasi tingkat nasional. Joko Supriyanto, kepala MTsN  3 Wonogiri meraih juara harapan I kepala madrasah berprestasi tingkat Provinsi Jateng.

Selain itu, berbagai kegiatan mewarnai HAB ke-73 Kemenag di Wonogiri, antara lain donor darah, penghijauan 500 pohon beringin di Giriwoyo, bakti sosial, jalan sehat kerukunan umat beragama, doa syukur, gowes bersama, dan berbagai lomba. “Peringatan HAB Kemenag ditutup dengan Upacara Bendera tanggal 3 Januari,” jelas Subadi.

Upacara peringatan HAB ke-73 Kemenag Wonogiri dipimpin Bupati Wonogiri Joko Sutopo selaku inspektur upacara. Upacara juga dihadiri Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrrulloh, Kepala Kejaksaan Negeri Wonogiri Dodi Budi Kelana, Ketua Pengadilan Negeri Wonogiri Mohammad Istiadi, Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa, kepala Kemenag Wonogiri Subadi, ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno, dan Sekda Wonogiri Suharno.

Bupati saat membacakan amanat Menteri Agama berpesan kepada masyarakat untuk menjauhi sikap yang menebar kebencian, fitnah, dan melukai hati antar anak bangsa. Adapun aparatur negara harus mampu menjadi perekat dengan membina toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Sedangkan Ka. Kankemenag Wonogiri, Subadi merasa bangsa dengan prestasi dan capaian ASN maupun peserta didik di lingkungannya, sehingga mampu membawa nama harum. Senada dengan sambutan menteri Agama, Subadi berkomitmen agar meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, meningkatnya kualitas pelayanan  keagamaan. Selain itu, juga meningkatnya akses layanan pendidikan, meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tatakelola  pembangunan bidang agama  utamanya di Kabupaten Wonogiri. (mursyid_heri/wul)