Bupati : Zakat Merupakan Kewajiban dan Yang Akan Membersihkan Harta Kita

Sragen – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen adalah pelopor dalam pembayaran zakat di Kabupaten Sragen. Seiring dengan semangat dari pemerintah Kabupaten Sragen terbentuklah Bazda Kabupaten Sragen, yang sekarang menjadi Baznas Kabupaten Sragen. Hal ini terlihat dari beberapa prestasi nasional yang diraihnya hasil dari regulasi yang digulirkan pemerintah daerah. Demikian disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Sragen. KH Mahmudi saat Baznas Kabupaten Sragen menyelenggarakan layanan pembayaran zakat Pimpinan Daerah, Pimpinan OPD, Direksi BUMD melalui BAZNAS, Kamis (24/05).

“Alhamdulillah kami memperoleh 3 penghargaan nasional, hal ini tidak terlepas dari regulasi yang digulirkan Pemkab Sragen yakni, SE Bupati untuk penggalangan Zakat Infak Shodaqoh, Pemberian tanah seluas 3.200 m2  serta Perbup tentang Pedoman Pengelolaan Zakat,” kata Mahmudi.

Sementara itu Kakankemenag Sragen,  Ahmad Nasirin sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen, dengan penggerakan program zakat, infak maupun sodaqoh ini tentu akan bermanfaat bagi kemajuan Sragen, khususnya dalam pengentasan kemiskinan.

“Zakat adalah salah satu pondasi atau rukun Islam, dengan dipelopori Bupati, Wakil Bupati dan segenap pimpinan OPD maka gerakan pembayaran zakat akan semakin meningkatkan greget  warga Sragen khususnya para ASN untuk secara ikhlas membayar zakat. Manfaat zakat ini juga akan semakin dirasakan masyarakat, karena melihat laporan dari BAZ Sragen, pentasyarufannya banyak untuk kepedulian umat seperti warga miskin, bedah rumah, bantuan UMKM, beasiswa dan program kepedulian lainnya” ujar Nasirin yang juga penasehat BAZNAS Sragen tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Kepala Kantor Kemenag Sragen H. Ahmad Nasirin, Kepala OPD, Pimpinan Bank Jateng dan Direksi BUMD dan Ketua BAZ Sragen. Pelayanan tersebut merupakan imbauan dari Baznas pusat kepada seluruh Baznas provinsi maupun kabupaten/kota.

Secara serentak di Indonesia Hari Kamis (24/05) ada pembayaran zakat oleh Presiden dan Wakil Presiden melalui Baznas RI di Istana Jakarta dan diikuti para menteri bahkan pejabat negara. Begitu pula di tingkat provinsi maupun kabupaten. Penerimaan zakat secara serentak ini mengusung tema “Keteladanan Pemimpin Dalam Berzakat”.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati berkesempatan secara simbolis membayar zakat,dan diikuti oleh beberapa Kepala OPD serta memberikan pengarahan agar penerimaan zakat semakin meningkat dan fungsi zakat bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat luas.

“Zakat merupakan kewajiban kita, ini adalah media untuk membersihkan uang yang kita terima. Saya menghimbau untuk seluruh pimpinan ASN untuk lebih giat lagi untuk mensosialisaikan kepada jajarannya,” himbau Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengharapkan potensi zakat bisa semakin bertambah, hal ini juga untuk melanjutkan salah satu program Kabupaten Sragen , yaitu mengentaskan kemiskinan.

“Saya berharap potensi zakat yang kita targetkan tahun depan, bisa naik dari tahun ini sampai lebih dari 60 %”, jelas Bupati. (dewi-ira/Wul).