Renungan Buddha

BERBAHAGIA TANPA HUTANG

Berbahagia Tanpa Hutang

Setelah mengetahui kebahagiaan bebas dari hutang, seseorang harus mengingat kebahagiaan memiliki. Menikmati kebahagiaan kenikmatan, seorang manusia melihat segala sesuatu dengan jelas melalui kebijaksanaan (AN 4.62) Di masa pandemi sekarang ini, kita dituntut untuk memiliki kreativitas dalam memenuhi kebutuhan. Baik kebutuhan primer maupun sekunder. Banyak pihak yang memanfaatkan kesempatan sulitnya ekonomi di masyarakat. Salah satunya adalah …

Berbahagia Tanpa Hutang Selengkapnya »

Prank ditinjau dari sudut pandang Agama Buddha

Abhūtavādī nirayaṃ upeti, Yo vāpi katvā na karomi cāha Ubhopi te pecca samā bhavanti Nihīnakammā manujā parattha Orang yang selalu berbicara tidak benar, dan juga orang yang setelah berbuat kemudian berkata: “Aku tidak melakukannya,” akan masuk ke neraka. Dua macam orang yang mempunyai kelakuan rendah ini, mempunyai nasib yang sama dalam kehidupan selanjutnya.” (Dhp 306) …

Prank ditinjau dari sudut pandang Agama Buddha Selengkapnya »

HIDUP DI SINI DAN SAAT INI

HIDUP KEKINIAN – HIDUP DI SINI DAN SAAT INI

“Janganlah seseorang menghidupkan kembali masa lalu atau membangun harapan di masa depan; Karena masa lalu telah ditinggalkan  dan masa depan belum dicapai; Melainkan lihatlah dengan pandangan terang, tiap-tiap kondisi yang muncul saat ini” (Bhaddekaratta Sutta). Tahun 2021 hampir sampai di penghujung. Berbagai fenomena telah kita lewati, baik fenomena yang membahagiakan maupun tidak membahagiakan, menyenangkan maupun …

HIDUP KEKINIAN – HIDUP DI SINI DAN SAAT INI Selengkapnya »

Tiga Hal Pembawa Kehancuran

Tiga Hal Pembawa Kehancuran

Terdapat tiga hal yang ketika muncul dalam diri seseorang, dapat mencelakai, memberikan penderitaan dan ketidaknyamanan. Apakah tiga ini? Keserakahan, kebencian, dan delusi (kebodohan batin). “Keserakahan, kebencian, dan delusi, Muncul dalam diri seseorang, Melukai seseorang yang berpikiran jahat  Bagaikan buahnya sendiri yang menghancurkan buluh. (SN;3.I.2) Penulis : Jumi’ah (Penyuluh Buddha Kankemenag Kab. Pati) Editor : Athi’ …

Tiga Hal Pembawa Kehancuran Selengkapnya »

RENUNGAN AGAMA BUDDHA

Sendok tidak dapat merasakan makanan yang dibawanya. Sama halnya orang bodoh yang tidak dapat mengerti kebijaksanaan seseorang meskipun orang tersebut selalu berada di dekat orang yang tercerahkan. -Dalai Lama- Tujuan utama kita hidup di dunia ini adalah untuk menolong yang lain. Jika kamu tidak mampu untuk menolong mereka, maka paling tidak janganlah kamu menyakiti mereka. …

RENUNGAN AGAMA BUDDHA Selengkapnya »