Cegah Narkoba, Kepala Kankemenag Boyolali Berikan Penyuluhan.

Boyolali – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Nurudin didapuk menjadi pembicara dalam acara Penyuluhan Pencegahan Peredaran/ Penggunaan Minuman Keras dan Narkoba Tahun 2018. Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Kesbangpol Kabupaten Boyolali tersebut dilaksanakan pada hari Jum'at (23/03) di Aula Kantor Kesbangpol Kabupaten Boyolali dan  diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa SLTA, santri pondok pesantren dan organisasi pemuda/ karangtaruna.

Dalam paparannya, Nurudin menyampaikan bahwa pemerintah dan agama sama sama tidak memperbolehkan penggunaan narkoba. Pelarangan penggunaan narkoba didasarkan pada akibat buruk yang ditimbulkan karena penggunaan narkoba. Secara langsung, narkoba akan mengakibatkan penurunan fungsi sensorik dan motorik tubuh manusia. Sedangkan secara tidak langsung, narkoba akan membawa efek buruk pada hubungan sosial kemasyarakatan.

“Pemerintah dan agama sama sama mengharamkan penggunaan narkoba,” ujarnya.

Disamping hal tersebut, nurudin juga menyebutkan bahwa dampak buruk penggunaan narkoba adalah dapat menghancurkan bangsa indonesia. penggunaan narkoba secara tidak langsung menyebabkan penurunan kualitas sumberdaya manusia. Remaja yang seharusnya menjadi harapan di masa depan untuk membangun bangsa ini bisa hancur kehidupannya apabila mengkonsumsi narkoba.

”Hancur bangsa ini kalau pemudanya memakai narkoba,” tegasnya.

Selanjutnya nurudin mengingatkan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjauhi narkoba dan minuman keras karena madharat yang ditimbulkan tidak hanya pada saat itu saja. Tetapi akibatnya bisa dirasakan sampai tua nanti. Bukan hanya menjauhi narkoba dan minumah keras saja tetapi juga menjaga jarak dengan orang yang sudah terlanjur mengkonsumsi narkoba dan minuman keras untuk menjaga agar diri kita tidak ikut terjerumus kedalam perbuatan yang dilarang oleh Negara tersebut. (jaim/Wul)