Cegah Radikalisme, Kemenag Surakarta Berikan Pembinaan Rohis

Surakarta – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta memberikan Pembinaan terhadap Kerohanian Islam (Rohis) tingkat SMA, SMK, MA, dan Pondok Pesantren se Kota Surakarta. Ini sebagai penanggulangan faham transnasional dan pencegahan radikalisme.

Acara ini diikuti 75 Siswa Rohis, 5 Pembinan Osis dan 5 Guru Pendidikan Agama Islam dan diselengerakan di Aula Kantor Kemenag Kota Surakarta, Selasa, (25/7).

Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta, Muslim Umar, mengatakan Kemenag punya kepentingan kepada remaja, sebagai pelayanan publik, maka silahkan datang ke Kantor untuk silaturrahmi.

Muslim tegaskan pemuda hari ini, akan menjadi pemimpin hari esok, maka jangan sampai terjebak oleh pengaruh negatif seperti berfikir sesat, narkoba, kenakalan dan lainnya yang merusak masa depan bangsa

“Saya berpesan untuk hati-hati dalam hal pergaulan, jauhi kenakalan, narkoba dan lainnya.  Waspada terhadap pengaruh luar ISIS, Komunisme. Fahami dengan baik dan benar makna jihad, jagalah kerukunan dan sebarkan Islam rahmatan lil’alamin,” papar Muslim.

Pada kesempatan yang sama Penyelenggara Syariah Kemenag Kota Surakarta,  Charis Muanis, menyampaikan bahwa posisi Rohis sangat strategis sebagai wahana pembentukan karakter. Sebagai objek,  wasilah penyampaian berbagai fahamisme aliran dan lainnya baik positif maupun negatif bagi yang tidak bertanggung jawab.

“Rohis sangat potensial dalam berbagai aspek olah raga, kesenian, semangat, jiwa juang, pemikiran, tangguh keuletan dan  keinginan,” ucap Charis.

Dikatakan kelompok ini generasi potensial penerus perjuangan bangsa dan NKRI, namun kadang juga berpotensi untuk dimanfaatkan oleh orang, kelompok, LSM dan lainnya yang mempunyai veated interest/ kepentingan tertentu yang tidak bertanggung jawab.

“Mereka dapat  membahayakan ukhuwah, solidaritas, toleransi, kerukunan, kedamaian, persatuan, kesatuan dan lainnya dalam berbangsa dan bernegara dalam hal menjaga NKRI,” pungkasnya. (rif-rma/wul)