Ciptakan Suasana Pilgub Yang Aman Dan Damai, Polres Gandeng Kemenag

Wonogiri – Dalam rangka menciptakan suasana yang aman dan santun sebelum dan sesudah pencoblosan pada Pilkada serentak tahun 2018 yang akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, Kepolisian Resort Wonogiri menggandeng Kemenag untuk menyampaikan pesan pemilu damai kepada jamaah sholat jum’at melaui khutbah, Jum’at (22/06) di Masjid Sholihin Wonokarto, Wonogiri.

Kasat Intel Polres Wonogiri, AKP. Sihono melalui stafnya Kiki, ketika koordinasi ke Kemenag Wonogiri memaparkan Polres menggandeng Kementerian Agama untuk memberikan pencerahan kepada umat dalam upaya menjaga situasi keamanan yang kondusif selama berlangsungnya pilgub minggu depan.

“Sinergitas antara pemerintah, ulama dan kepolisian harus terbagun dengan baik, apalagi saat ini kita akan menghadapi pesta demokrasi yaitu pilkada, sehingga perlu langkah-langkah konret untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kiki

ASN Kankemenag Wonogiri yang di tugaskan adalah, Mursyidi yang merupakan  Pranata Humas Madya, dalam khutbahnya menyampaikan bahwa Islam di turunkan sebagai rahmatan lil ‘alamin, cinta damai dan rukun.

Persaudaraan itu menurut Mursyidi terbagi menjadi tiga macam ukhuwah, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), dan ukhuwah basyariyah(persaudaraan umat manusia). Ukhuwah basyariyah bisa juga disebut ukhuwah insaniyah.

Pada konsep ukhuwah Islamiyah, seseorang merasa saling bersaudara satu sama lain karena sama-sama memeluk agama Islam. Umat Islam yang dimaksudkan bisa berada di belahan dunia mana pun.

Dalam konsep ukhuwah wathaniyah, seseorang merasa saling bersaudara satu sama lain karena merupakan bagian dari bangsa yang satu, misalnya bangsa Indonesia. Ukhuwah model ini tidak dibatasi oleh sekat-sekat primordial seperti agama, suku, jenis kelamin, dan sebagainya. Adapun, dalam konsep ukhuwah basyariyah, seseorang merasa saling bersaudara satu sama lain karena merupakan bagian dari umat manusia yang satu yang menyebar di berbagai penjuru dunia. Dalam konteks ini, semua umat manusia sama-sama merupakan makhluk ciptaan Tuhan.

Untuk itu persatuan dan kesatuan merupakan aset yang amat penting untuk membangun kemajuan bangsa dan kemajuan itu dapat terwujud bila persatuan dan kesatuan itu dijaga dan diperkokoh.

“Kita doakan semoga bisa berjalan dengan tertib, lancar dan damai sehingga mampu memilih pemimpin yang yang amanah, yang mampu menyejahterakan rakyat Jawa Tengah,” harapnya. (mursyid_heri/wul)