Dampingi Penyelesaian Laporan Keuangan dan BMN Satker, Tim Kanwil Hadir di Kemenag Grobogan

Grobogan – Sebagai salah satu kekayaan negara, BMN perlu dikelola dengan optimal. Perannya bagi penerimaan dan pembiayaan negara menjadi strategis, di samping memenuhi kebutuhan publik akan sarana prasarana. Pelaksanaan revaluasi BMN jadi cara pemerintah mengoptimalkan potensi, agar lebih berdaya ke depan. Dan seiring dengan semangat untuk membenahi laporan keuangan dan melaksanakan pengelolaan Barang Milik Negara yang efektif dan efisien Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah bagian Perencanaan dan Keungan mendampingi penyelesaian laporan keuangan dan pengelolaan BMN di lingkungan Kantor Kemenag Kab.Grobogan, Jum’at (15/10/2021) di aula Kemenag Kab.Grobogan.

Plt. Kasubag TU Kemenag Grobogan, Rois Khamdani mengatakan peserta penyelesaian laporan keuangan dan pengelolaan BMN berasal dari operator keuangan dan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab.Grobogan, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1, 2, 3 dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1, 2 di wilayah Kab.Grobogan.

“Pencatatan dan inventarisasi aset penting untuk menatausahakan barang milik negara dalam rangka mengamankan pengelolaan bagi pengguna maupun dari segi administrasi adalah bentuk penatausahaan dan pengelolaan barang miliki negara, agar lebih rapi dan lebih baik secara adminitrasi maupun secara hukum. Sehingga perlu dibutuhkan pendampingan pelaporan yang akurat untuk laporan keuangan maupun BMN,” kata Rois Khamdani.

Sementara dari Kanwil Kemenag Provinsi Jateng, Darwanto yang sebagai pengelola BMN bagian TU Umum  menyampaikan bahwa kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah di tahun 2020 mempunyai terobosan baru dengan cara mendampingi terkait penyelesaian laporan keuangan dan pengelolaan BMN di masing-masing satker. Tidak seperti tahun sebelunya yang selalu mengundang satuan kerja ke Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah dalam penyelesaian laporan keuangan dan BMN. 

“Alhamdulillah kita bisa bertemu dan bisa bertatap muka langsung terkait penyelesaian laporan keuangan dan pengelolaan BMN di lingkungan Kemenag Kab.Grobogan dan satker Madrasah Negeri dengan social distansing karena adanya pandemi covid 19,” jelas Darwanto.

Tim Kanwil Kemenag Provinsi Jateng menegaskan, dengan adanya pendampingan penyelesaian laporan keuangan dan pengelolaan BMN, diharapkan kegiatan tahun 2020 dari seluruh satker agar diselesaikan tepat waktu dan tidak menunda-nunda hingga tertumpuk laporan.

Darmanto menambahkan, laporan pengelolaan keuangan itu harus memiliki dua sifat. Pengelolaan keuangan dan laporan BMN, harus memiliki unsur transparansi dan akuntabilitas. Karena karakter atau sifat transparansi dan akuntabilitas harus ada dalam mengelola keuangan.

“Oleh karenanya semua harus hati-hati utamanya dalam mengelola keuangan. Semua mata melihat apa yang kita lakukan. Apalagi Kementerian Agama yang menyandang kata “agama”. Sehingga semua operator agar sungguh-sungguh memerhatikan Laporan Keuangan (LK) dan penataan Barang Milik Negara (BMN) di satuan kerja masing-masing,” imbuhnya.

Darwanto juga berharap, untuk tahun depan laporan diharapkan tertip administrasi. Dan satker kemenag Grobogan juga sudah membuat groub agar cepat terselesaikan laporan keuangan dan BMN.

“Besar harapan kami agar kegiatan ini bisa membuahkan hasil yang positif, dengan mendapat berbagai pencerahan dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, baik yang berhubungan dengan aplikasi maupun persoalan teknis lainnya. Saya berkomitmen untuk secara terus menerus mendorong agar pengelolaan Laporan Keuangan dan penatausahaan BMN menjadi semakin baik dari waktu ke waktu,” ujarnya.(bd/Sua)