Data dan Konten Website Kankemenag Harus Selalu Update

Wonogiri – Keberadaan Subbag TU pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten  sangat strategis dan vital karena pintu gerbang dan penggerak kegiatan di tingkat Kankemenag, mulai dari surat masuk, gaji, kepegawaian, perencanaan, publikasi dan humas dan kerukunan umat beragama semua melekat pada tusi subbag TU sehingga perlu di butuhkan soliditas dan solidaritas antar jajaran subbag TU untuk menyukseskan tugas-tugasnya.

Mengingat tugas utama jajaran Subbag TU adalah terlaksananya koordinasi perumusan kebijakan teknis dan perencanaan, pelaksanaan pelayanan dan pembinaan administrasi, keuangan, informasi kehumasan dan barang milik negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota.

Produktifitas pegawai subbag TU Kankemenag harus di tingkatkan karena menyangkut perencanaan anggaran untuk semua satker, tata kelola persuratan yang merupakan pintu gerbang pengambilan kebijakan, kehumasan yang mempunyaai fungsi membangun image dan pencitraan lembaga, kepegawaian dan keuangan menyangkut nasib pegawai jajaran kemenag menyangkut karir maupun penggajian.

Demikian di sampaikan Kasubbag TU Kankemenag Wonogiri, H. Haryadi dalam acara rapat koordinasi jajaran Subbag Tata Usaha Kankemenag Wonogiri, Kamis (28/09) bertempat di Ruang Rapat Kankemenag yang  di hadiri JFT (Perencana, Humas, Barjas) dan JFU di lingkungan Subbag TU.

Menyinggung tentang fungsi kehumasan di Kankemenag Wonogiri, utamanya website H. Haryadi berpesan untuk selalu melakukan update data konten di website, tampilan misi visi dan lain sebagainya harus di perbarui.

“Sajikan berita dan data secara akurat dan update sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi, mengingat Kehumasan merupakan garda terdepan memiliki tanggung jawab dalam membangun citra institusi Kementerian Agama, sejauh ini citra kementerian agama masih banyak menonjolkan berita tidak baik dalam pelayanan maupun integritas sumber daya manusianya,” tegasnya.

Namun di era kepemimpinan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS) melalui penanaman 5 nilai budaya kerja, memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap perubahan citra layanan kemenag kepada masyarakat.

Selain itu menyinggung perencanaan anggaran di tahun 2018 dan 2019 sehingga setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan harus jelas target dan manfaat yang dicapai, saat ini penggunaan anggaran sangat ketat, karena itu perlu benar-benar disiapkan perencanaan yang baik dan matang dengan terdukung data yang valid.

Komitmen kita semua dalam mencapai dan mempertahankan sasaran kinerja secara konsisten dan berkesinambungan, sangat menentukan keberhasilan  menjadikan institusi Kemenag lebih profesional, lebih berwibawa serta eksistensi dan program-program yang kita laksanakan memberi manfaat yang besar bagi umat, bangsa dan negara. (Mursyid __Heri/Wul)