DDWK, Sarana Peningkatan Kualitas Pendidik

Surakarta – Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keagamaan Kota Semarang menggelar Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) yaitu diklat teknis substantif penyusunan bahan ajar bagi guru Raudatul Atfal (RA), di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta selama 6 hari (05-10/03).

DDWK yang bertujuan untuk penguatan pendidikan karakter dan meningkatkan kualitas guru RA sebagai dasar pendidikan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari guru RA yang berada di bawah binaan Kankemenag Kota Surakarta.

"Raudatul Atfal merupakan masa depan pendidikan golden year (usia emas)," kata Ketua Penyelenggara DDWK, Drs Mahfud NLP, MNLP.

Mahfud mengatakan,  kegiatan yang berada di luar kampus ini sekaligus juga untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan penyusunan bahan ajar. Selain itu, menambah sikap mental guru untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai standar kompetensi yang profesional.

Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta, Muslim Umar, dalam sambutan sekaligus membuka acara mengucapkan terima kasih kepada Balai Diklat Kota Semarang telah memberikan kepercayaan Kantor Kemenag Kota Surakarta sebagai pelaksana DDWK.

"Suatu kehormatan manakala kami mendapatkan alokasi kegiatan DDWK dari Balai Diklat Semarang, terutama saat ini bagi para kepala dan guru RA se Kota Surakarta," ungkap Muslim.

Terkait pendidikan RA, lanjut Muslim, bahwa pengembangan RA sebagai lembaga pendidikan Islam perlu menjadi perhatian serius bagi semua kalangan.  Hal ini agar tercapainya mutu pendidikan yang dicita-citakan sesuai tujuan pendidikan nasional.

"Pengembangan RA penting menjadi perhatian serius sehingga tetap eksis dan mengejar ketertinggalan. Namun dari usaha tersebut perlu dipahami bahwa RA juga memiliki faktor penghambat dan pendukung," jelasnya.

"Di sinilah para pengelola lembaga pendidikan RA perlu berjuang semaksimal untuk mengembangkannya," imbuh Muslim.

Untuk itu, RA sebagai lembaga pendidikan Islam membawa misi pendidikan bagi umat Islam pada umumnya menuntut perbaikan dari berbagai pihak dalam mengembangkannya. Sehingga dapat menempatkan diri sebagai lembaga pendidikan yang terkemuka baik dalam ciri khas keislamannya maupun dalam bidang pengetahuan umum di Indonesia.

"Semoga dengan diadakan DDWK depat memberikan kontribusi terhadap perkembangan dunia pendidikan saat ini," pungkas Muslim. (rma/Wul)