Demi Keselamatan Penerbangan 1 Pallet Bagasi diturunkan dari Pesawat

Boyolali – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo Rabu (21/09) kembali menerima kedatangan 3 kelompok terbang (kloter) jemaah haji, masing-masing kloter 07, 08 dan 09. Berdasarkan kedatangan jemaah haji kloter 07 mendarat pada pukul 07:24 WIB, disambung kloter 08 yang mendarat pada pukul 08:46 WIB dan untuk kloter 09 saat ini sedang dalam proses pendaratan.

Sekretaris PPIH Noor Badi mengungkapkan bahwa pada kloter 07 dengan nomor penerbangan GA 6503, menurut informasi dari PPIH Arab Saudi bahwa ada penurunan bagasi sebanyak 1 pallet hal ini dilakukan atas permintaan pilot demi keselamatan penerbangan.

“Atas permintaan pilot dikarenakan high temperatur di Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz (KAA) Jeddah demi keselamatan penerbangan harus dilakukan pengurangan beban, sehingga terpaksa muatan bagasi jemaah sebanyak 1 pallet diturunkan,” ungkap Noor Badi, Rabu (21/09).

Sampai dengan Rabu (21/09) dengan datangnya 3 kloter dari Kabupaten Brebes berarti sudah 9 kloter jemaah haji Debarkasi Solo telah kembali ke tanah air dengan total jemaah sebanyak 3,215.

“Hari ini kembali datang jemaah haji sebanyak 3 kloter semuanya dari Kabupaten Brebes, masing-masingnya kloter 07 sebanyak 360 jemaah, kloter 08 sebanyak 358 jemaah dan kloter 09 sebanyak 357 jemaah, sehingga sampai dengan saat ini sudah 3,215 jemaah haji Jawa Tengah kembali dari Tanah Suci,” lanjutnya.

Kesemuanya jemaah haji yang tergabung dalam kloter 07, 08 dan 09 dari Kabupaten Brebes ini sejak diberangkatkan hingga pemulangan ini utuh tidak ada catatan jemaah yang wafat maupun sakit terpaksa dirawat di Arab Saudi.

“Alhamdulillah berdasarkan data yang telah dihimpun oleh Sekretariat, jemaah haji dari Kabupaten Brebes yang tergabung dalam kloter 07, 08 dan 09 utuh sejak keberangkatan hingga pemulangan, tidak ada catatan jemaah wafat maupun yang terpaksa dirawat di Arab Saudi karena alasan kesehatan,” lanjutnya.

Ditambahkan, seluruh jemaah haji setibanya di Debarkasi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan melalui pemindaian alat pengatur suhu tubuh (thermoscan) untuk mengetahui suhu tubuh rata-rata jemaah haji, menurut catatan dari Bidang Kesehatan ada 4 jemaah yang karena alasan kesehatan harus menjalani perawatan medis dan dirujuk di Rumah Sakit Moewardi Surakarta.

“Ada 4 jemaah yang terpaksa menjalani perawatan medis dan selanjutnya dirujuk menuju RS. Moewardi, adapun nama-nama jemaah tersebut antara lain : RAWI MAHMURI WIRSAD (65) dan ABUDIN SUMADI MUFTI (73) masing-masing dari kloter 07, SAIRIN RAJIKAN KARSIWAN (63) dan TUMIAH ABDUL HAER (57) masing-masing dari kloter 08,” pungkasnya. (gt/gt)