Dengan Tripitaka Gatha Kita Tingkatkan Toleransi

Mungkit (Inmas) – Dengan Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha  (LPTG) umat Budha dapat megembangkan Kreasi serta membangun karakten anak-anak bangsa, dengan bergabungnya antara majelis-majelis dan yang ada di Indonesia menunjukkan adanya jalan yang seiring dan searah dalam menyikapi sekaligus dapat menyikapi perbedaan itu dengan arah yang sangat bijaksana sekaligus sebagai pemersatu agama budha dalam berbagai aliran guna memperdalam Tripitaka Gatha.

Kegiatan Swayamvara Tripitaka Gatha dilaksanakan di Pelataran Candi Borobudur dengan Thema “Melalui Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional Kita Wujudkan Revolusi Mental Umat Budha Yang Bhineka”, Tantangan sekarang ini semakin kompetitif. dengan arus zaman yang semakin dahsyat dengan arus yang menyesatkan, sekarang ini kita semakin ditantang untuk mendidik anak-anak yang semakin kritis dalam berfikir, maka pendidikan karakter anak-anak bangsa harus semakin diperkuat, maka dengan Swayamvara Tripitaka Gatha ini kita dapat mendidik putra bangsa ini dalam mendalami karakter ke Indonesiaan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkarakter’ dalam laporannya Arif Harsono sebagai Ketua Panitia Kegiatan hari ini Kamis, 2/10/’17.

Tujuan dalam penyelenggaraan kegiatan ini yaitu antara lain, agar generasi  yang akan datang menjadi generasi yang taat beragama dan berakhlaq mulia sekaligus anak bangsa yang memiliki kepribadian kecerdasan intelektual, kompetitif dan toleran, inilah salah satu tujuan utama yang mendasari kita dalam pelaksanaan kegiatan ini, kita hidup dalam masa milinial, maka dengan kitab suci inilah sebagai pegangan hidup umat Budha dalam berbangsa dan bernegara dengan dilandasi keimanan yang kokoh, lanjut arif haryono.

Dalam mengakhiri laporannya kepada Bapak menteri, arif  haryono melaporkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dan di ikuti oleh kurang lebih 1600 orang peserta dari 32 propinsi di tanah air.

Arif juga menyampaikan terima kasih pada Gubernur jawa Tengah, Pangdam IV Diponegoro, Kolda Jateng, Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah serta semua yang telah membantu terselenggaranya kegiatan Nasional ini, dan marilah kita jaga seportifitas, solidaritas dan moralitas dalam kegiatan ini.

Akhirnya dalam mengariri laporannya mengucapkan “selamat bertanding dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menghasilkan hasil yang maksimal. (bd)