Dhanu Eko Terbaik dalam Lomba Pidato UIN Walisongo

Grobogan – Dhanu Eko Nugorho siswa MAN Purwodadi berhasil merebut juara satu dalam lomba pidato Peran Generasi Muda dalam Menjaga Toleransi dan Kerukunan antar Umat Beragama yang  diselenggarakan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang (26/04).

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung laboratorium Fakultas Dakwah Kampus III tersebut diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan dies natalis Universitas Negeri Islam Walisongo Semarang ke-47 yang bertajuk Gebyar Kebhinnekaan.

Tujuan kegiatan lomba pidato ini sebagaimana disampaikan oleh ketua panitia Riham Kholid selain bertujuan untuk menggali potensi bakat pidato atau da’i generasi muda Islam juga mengenalkan siswa MA/SMA kepada Fakuktas Dakwah dan Komunikasi khususnya dan UIN Walisongo pada masyarakat luas.

Selain Danu, Softia  Nur Febrihastuti yang juga merupakan siswa MAN Purwodadi memperoleh juara Harapan Tiga.

Pembina khitobah Muh. Bukhori, mengatakan pidato yang dibawakan Danu memenuhi kriteria penilaian. Diantara materi pidato, penyajian, dan waktu pidato. Kriterian penyajian sendiri meliputi pemilihan diksi, kesesuain isi dengan tema pidato, sasaran isi, kelancaran, kejelasan ujaran, keruntutan, varisai intonasi, ekspresi percaya diri dan santun kinestetika. ‘’Dia (Danu) memenuhi kriteria penilaian yang dikehendaki dewan juri,” kata Bukhori.

Sedangkan Softi yang meraih harapan 3, Bukhori mengatakan, bahwa yang bersangkutan masih ada kekurangan dan kelemahan, tapi kelemahan itu masih pada taraf wajar dan ke depan masih bisa diperbaiki.

Kepala MAN Purwodadi Suhamto, saat dikonfirmasi hasil lomba ini, menyampaikan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih anak didiknya. Hamto juga berpesan agar meningkatkan kemampuaannya dan berharap ke depan menjadi juru dakwah Islam yang bisa diandalkan.

‘’Selamat atas prestasinya semoga kelak menjadi juru dakwah Islam yang mampu menjadikan Islam rahmatan lil ‘alamin,’’ ucap Suhamto sebagai Kepala Madrasah.

Dengan prestasi tersebut, Danu berhak menerima tropi, piagam, dan uang pembinaan, sedang Softi menerima tropi dan piagam penghargaan.(mh/pr)