Do’a untuk Kota Semarang pada Hari Jadinya ke-470

Semarang – Sebagai puncak rangkaian peringatan HUT Ke-470 Kota Semarang, Selasa (02/05) dilaksanakan upacara di halaman Balaikota Semarang. Upacara diikuti oleh Muspida, anggota DPRD, Organisasi Perangkat Daerah, TNI/Polri, instansi pemerintah, organisasi pemuda, organisasi masyarakat, mahasiswa, pramuka dan pelajar. Bertindak selaku inspektur upacara, Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Pada acara yang diikuti lebih dari 1.400 peserta, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang Muh Habib membacakan do’a. Ditemui seusai upacara, Kakankemenag menyampaikan ucapan selamat kepada Walikota beserta seluruh sedulur Kota Semarang.

“Pagi ini kita berdo’a bersama, semoga di usia 470 Kota Semarang, sedulur Kota Semarang semakin bangga terhadap kotanya, selalu bergerak bersama, bersatu padu, rukun, mempunyai integritas dan solidaritas menuju Kota Semarang Hebat di bawah bimbingan dan ridho Allah Swt Tuhan YME,” ungkap Habib.

“Sesuai dengan tema peringatan tahun ini Bergerak Bersama , Semarang Hebat, harapan dan do’a kita semua adalah semoga hari jadi ini merupakan momentum untuk menguatkan kembali kebersamaan membangun kota Semarang. Semoga Allah Swt menjadikan warga kota ini sebagai warga yang bermartabat di bawah kepemimpinan Bapak Hendy dan Ibu Ita,” tambahnya.

Terkait dengan tema yang diusung tahun ini, Hendy sapaan akrab Walikota Semarang menyampaikan bahwa Semarang Hebat akan terwujud jika pemerintah dan semua stakeholder bergerak bersama dalam melaksanakan program pembangunan serta mengedepankan partisipasi masyarakat agar semua lapisan bisa bergerak bersama dalam memajukan kota ini. Demikian pula dengan peringatan hari jadi tahun ini, digelar sejumlah kegiatan yang melibatkan seluruh elemen di Kota Semarang sehingga semua dapat merasakan kemeriahan peringatan hari jadi kotanya.

Beberapa rangkaian kegiatan HUT ke-470 dilaksanakan dalam berbagai jenis kegiatan, yaitu aneka lomba yang diikuti oleh kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum, ziarah dan pengajian, pengabdian masyarakat, pameran serta hiburan rakyat. Ziarah dilaksanakan di beberapa tempat, makam Sunan Pandanaran Mugas, Sunan Tembayat Klaten dan Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal. Sedangkan kemeriahan lain berupa pagelaran wayang, Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng, Festival Drummer, karnaval seni budaya, Semarang Great Sale dan Semarang Night Festival. (ch/gt)