Dokter Embarkasi Himbau Jemaah Checkup Kesehatan Sebelum Berangkat

Boyolali (Inmas) – Salah seorang Dokter Embarkasi Solo mengatakan agar Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan berangkat ke tanah suci memperhatikan kesehatannya. Menurutnya, para CJH penting untuk melakukan checkup sebelum berangkat agar diketahui kondisi fisik dan kemungkinan resiko penyakit yang akan dideritanya.

Hal itu disampaikan Solikhin, Dokter RS. Moewardi yang kini bertugas di Embarkasi Solo selama masa pemberangkatan Jemaah Haji tahun 1439H/2018M di ruang kerjanya, (23/07).

“Untuk jemaah yang akan berangkat ke tanah suci harus tahu penyakit yang dideritanya dan obat-obatan yang biasa dikonsumsinya. Sebelum berangkat harus checkup terlebih dahulu, sehingga indikator-indikator seperti gula darah, tensi, jantung, anemia dan lain sebagainya dapat diketahui sejak awal.” Kata Solikhin.

Lebih lanjut Solikhin juga mengatakan bahwa selama 40 hari di tanah suci, pasien harus mempersiapkan obat-obatan yang biasa dikonsumsinya apabila sakit, hal ini disampaikan karena jumlah dokter dan obat-obatan yang tersedia di tanah suci terbatas.

“Pasien juga harus membawa obat selama 40 hari. Jumlah tenaga medis dan obat yang dibawa kesana jumlahnya terbatas, tidak mungkin mencukupi keseluruhan jemaah yang berangkat.” Tambahnya.

Sampai hari ke delapan masa pemberangkatan ini, sudah ada 8 CJH yang gagal/tunggu berangkat ke tanah suci karena bebeberapa alasan, diantaranya adalah yang terkena TBC, Dimensia, PancaIndera, serta dalam masa Hamil.

Atas kejadian tersebut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jateng, Farhani menghimbau tim kesehatan dari daerah tegas dengan penyakit-penyakit yang kemungkinan dapat menyebabkan CJH gagal berangkat ke tanah suci.

“Mohon tim kesehatan dari daerah tegas dengan penyakit-penyakit yang kemungkinan menyebabkan jemaah tidak dapat diberangkatkan ke tanah suci.” Terang Farhani saat rapat evaluasi di ruang rapat Gedung Madinah Kamis lalu. (hd/afif)