Dongkrak Performa Kehumasan, Kemenag Kab. Magelang Gandeng Diskominfo

Mungkid – Tim Kehumasan Kankemenag Kab. Magelang membangun sinergi dengan Diskominfo untuk memperkuat kompetensi SDM Pengelola Kehumasan. Sinergi ini diharapkan dapat mengakselarasi layanan Kehumasan, khususnya terkait pengelolaan kehumasan yang profesional, kompetitif, dan kredibel.

“Payung tidak dapat menghentikan hujan, tapi dengan payung kita bisa mencapai tujuan,” kata Pengelola Kehumasan Ahmad Maskuri, pada rapat Koordinasi Kehumasan di RM Progo Sari Mungkid, Rabu, (14/03).

Dalam paparannya, Ahmad Maskuri menjelaskan sesuai review Kehumasan pada tahun 2017, ada tiga hal penting yang perlu diperbaiki, yaitu penataan SDM, belum membangun tim yang baik, dan rendahnya apresiasi tentang posisi kehumasan.

“Sesuai pengamatan, Kabupaten/Kota yang berhasil menata SDM, mampu memenuhi target pemberitaan dari Kanwil. Untuk menjawab kekurangan di tahun 2017, tahun ini kita telah membuat perencanaan-perencanaan sehingga bisa menjadi leader dan inspirasi bagi dunia kehumasan,” lanjutnya.

Ahmad Maskuri menyampaikan bahwa pihaknya diberikan target oleh Kepala Kankemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, untuk bisa membuat berita minimal 300 berita di tahun 2018. Untuk mencapai target tersebut telah diprogramkan berbagai inovasi untuk percepatan kehumasan, salah satunya membangun sinergi dengan Diskominfo Kab. Magelang.

Sinergi dengan Diskominfo, menurut Ahmad Maskuri merupakan sebuah inovasi baru dalam bekerja, karena Diskominfo ibarat gerbong yang besar yang penuh dengan fasilitas, mempunyai SDM yang mumpuni, sehingga Kemenag bisa belajar dengan cepat.

“Karena minimnya sarana dan SDM yang kita punya, kita bersandar ke gerbong yang besar agar bisa berlari cepat. Salah satunya, dari sinergi ini kita diberikan akses untuk menjadi kontributor berita pada Portal berita beritamagelang.id, sebuah media online milik Kominfo yang sangat kredibel bagi masyarakat Magelang,” lanjutnya.

Menurut Ahmad Maskuri, publikasi madrasah dan program-program Kemenag secara umum, akan lebih cepat diketahui oleh masyarakat dengan portal berita tersebut selain menggunakan media internal.

“Bahkan untuk publikasi secara umum, nantinya Kemenag akan mengumpulkan ide dan konten, Gerakan Sadar Zakat misalnya. Untuk grafisnya akan disupport oleh Diskominfo,” lanjutnya.

Senada dengan apa yang menjadi harapan Kehumasan, saat memberikan pengarahan, Kepala Kankemenag Mad Sabitul Wafa menyampaikan bahwa Kehumasan akan ditata dengan baik melalui penyediaan SDM, penyediaan ruang kerja yang representatif, dan anggaran yang relevan agar Kehumasan dapat bermanfaat untuk umat.

"KIta hanya memiliki payung yang kecil, mungkin sudah lapuk. Tapi kita tidak boleh berhenti untuk mencapai tujuan. Payung ibarat kondisi SDM yang ada saat ini, meski tidak besar, tapi mencapai tujuan yakni bisa mewujudkan kehumasan yang profesional, kompetitif, dan kredibel," tegas Maskuri. (am/bd)