Dongkrak Prestasi melalui Bedah Kisi-kisi Soal Ujian

Karanganyar – Dalam rangka persiapan MI menghadapi Ujian Sekolah / Madrasah tahun pelajaran 2016/2017, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) se Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan kegiatan  bedah kisi-kisi Ujian Sekolah/Madrasah tahun Pelajaran 2016/2017. Acara yang dilaksanakan pada Jum’at (03/03) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar.

Disampaikan oleh ketua KKMI, Edy Purwanto dalam wawancara singkatnya (Selasa, 07/03) bahwa kegiatan tersebut diadakan setiap tahun sebagai upaya untuk memaksimalkan  hasil ujian khususnya 3 mapel, Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Sebagaimana yang sudah-sudah, ujian ini dilaksanakan secara bersama-sama antara Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah.

“Perlu kita beri apresiasi atas prestasi rata-rata nilai hasil ujian sekolah dasar dan madrasah Ibtidaiyah tahun pelajaran 2015/2016 Kab. Karanganyar mendapat ranking 2 se provinsi Jawa Tengah, kita berharap prestasi ini  bisa ditingkatkan pada tahun pelajaran 2016-2017”, kata Edy Purwanto.

Lebih lanjut ketua KKMI mengatakan bahwa kegiatan bedah kisi-kisi Ujian Sekolah/Madrasah ini dibayai secara swadaya setiap madrasah, dengan menggunakan dana BOS madrasah, dilaksanakan  hari jumat sampai sabtu tanggal 3-4 Maret 2017 jam 08.00 sampai 15.30 wib.

Narasumber kegiatan diisi oleh pemateri tingkat Provinsi Jawa Tengah yang ahli pada bidangnya. Mapel Bahasa Indonesia disampaikan oleh Santoso yang bekerja sebagai pengawas SD di UPTD pendidikan Semarang Barat. Ilmu Pengetahuan Alam disampaikan oleh Wasana yang sudah sekitar 5 tahun berkecimpung dalam penyusunan naskah ujian SD/MI se Jawa Tengah. Mapel Matematika dipercayakan kepada guru MI Muh Nambangan Wonogiri.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad mengharapkan agar prestasi tahun lalu ditingkatkan lebih baik lagi, menjadi peringkat pertama untuk nilai Ujian Sekolah/ Madrasah se Provinsi Jawa tengah. Tetapi perlu dipahami secara bijaksana bahwa semua siswa tidak mungin mendaparkan nilai sempurna, siswa yang kurang mampu untuk mendapatkan nilai yang kurang maksimal tetap harus diberi kesempatan untuk berkembang dengan baik.

Masih dalam pembinaannya, Kepala Kemenag  mengatakan , “apapun nilai anak akan tetap bermanfaat untuk masa depannya, karena yang paling penting adalah ikhtiar secara maksimal agar para siswa terlayani dan teraktualisasi secara maksimal.”

Bedah kisi-kisi Ujian SD/MI ini diselenggarakan oleh KKMI Kabupaten Karanganyar yang diketuai oleh Edy Purwanto dan sekretarisnya Nur Azis serta anggota lain yang berjumlah 17 orang. Kegiatan tersebut berformat workshop selama satu hari penuh dengan peserta guru kelas 6 MI se Kabupaten Karanganyar. (ida-hd/Wul)