EMIS Merambah ke LPQ, Badko LPQ Kecamatan Leksono Sosialisasikan Pengisian EMIS

Wonosobo – Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Ishom, sesuai siaran pers Kemenag yang diunggah di platform media sosial pada hari Minggu lalu mengatakan bahwa EMIS 4.0 Bersiap Jadi Sistem Pendataan Pendidikan yang Andal. Dalam keterangannya dituliskan bahwa pengembangan Education Management Information System (EMIS) oleh Kemenag memasuki tahap stabilisasi. Mengusung nama EMIS 4.0, sistem ini sudah mulai digulirkan untuk digunakan para operator dalam proses pemutakhiran data pendidikan agama dan keagamaan.

Dalam upaya mensukseskan emis sebagai system pendataan pendidikan yang andal, Badan Koordinasi Lempaga Pendidikan Quran (Badko LPQ) Kecamatan leksono gencar sosialisasikan pengisisan Emis  kepada LPQ yang ada di Kecamatan Leksono. Sosialisasi dilakukan pada hari Selasa (25/5) di TPQ Al Huda Candimulyo Besani Leksono.

Kegiatan tersebut diikuti oleh dua puluh peserta dengan menerapkan protokol kesehatan dan dihadiri oleh jajaran pengurus Badko LPQ Kec. Leksono.

Murtadho selaku Koordinator Badko LPQ dalam sambutannya mengatakan, pengisian data EMIS harus diperhatikan dan dipastikan keakuratannya, “EMIS adalah hidup matinya sebuah lembaga, khususnya sebagai penunjang jalannya pendidikan. Sekaligus mempermudah akses pendataan di PD pontren Kankemenag kab. Wonosobo sampai tingkat provinsi hingga pusat,” katanya.

Ia berharap semua LPQ lebih khusus yang ada di Kec. Leksono mampu mengisi data Emis dan setiap lembaga wajib mengirim data Emis pada lembaganya.

Sementara itu Kakankemenag Kab. Wonosobo Ahmad Farid saat dimintai statement nya terkait EMIS pada hari Kamis, (27/5) diruangannya mengatakan, untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas operator EMIS dibutuhkan pelatihan dan sosialisasi. Diharapkan seksi yang menaungi mampu mendampingi madrasah maupun LPQ dalam pengisian EMIS,

“untuk menggunakan aplikasi EMIS dirasa penting untuk dilakuakn pelatihan dan pendampingan ntuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para Operator Madrasah maupun LPQ terkait pengoperasian EMIS,”kata Farid.

Ia berharap seluruh satker dapat berkerjasama dengan baik dan mampu mengisi EMIS tanpa ada halangan yang berarti. Ps-ws