Etos Kerja dan Semangat Mengajar Menjadi Kunci Suksesnya Pembelajaran

Wonogiri – Sudah saatnya seorang pendidik atau guru madrasah harus selalu  dinamis dan kreatif dalam meningkatkan semangat dan prestasi peserta didiknya. Seorang Guru Madrasah harus memiliki integritas, kompetensi, dedikasi, inovasi & motivasi untuk memajukan Madrasah

Seorang guru madrasah memegang peranan penting dalam membentuk watak dan sikap serta bisa mengembangkan potensi para anak didik. Sehingga pendidik harus dapat meningkatkan nilai-nilai agama, khususnya budi pekerti dan karakter kepada anak didiknya. Serta mengoptimalkan kinerja masing-masing, lebih menertibkan lagi permasalahan administrasi yang ada di Madrasah Ibtidaiyah masing-masing.

Pernyataan tersebut di sampaikan Ka.kankemenag Wonogiri, H. Subadi ketika memberikan pengarahan dan pembinaan dalam acara Rapat koordinasi Kepala MI se Kabupaten Wonogiri tahun  2017, Selasa (08/08) di Aula Kankemenag Wonogiri yang di ikuti Kepala MI se Kab Wonogiri serta di hadiri pengawas pendidikan Agama Islam.

Pada kesempatan itu, beliau juga menyampaikan harapan kepada guru Madrasah untuk semakin meningkatkan kualitasnya dalam mengajar.

“Guru pendidikan agama diharapkan dapat maksimal dalam mendidik moral anak-anak didiknya, karena anak-anak didik tersebut kedepannya akan menjadi penerus bangsa ini. Guru agama mempunyai peran yang sangat penting dalam mencetak karakter anak bangsa yang lebih baik untuk masa depan” jelasnya.

Menurut H. Subadi, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Guru di lingkungan Kementerian Agama harus selalu menerapkan prinsip 5 nilai budaya kerja, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan

“Guru harus disiplin, tertib, memberikan teladan serta menguasai IT, jangan sampai gaptek. Guru harus pula memiliki kompetensi pedagogik, berkepribadian, berjiwa sosial dan profesional,” tegasnya.

Seorang guru madrasah untuk selalu meningkatkan komitmen, integritas, kinerja yang bagus dan prestasi yang tinggi. Hal ini penting agar semangat kerja, kreativitas, dedikasi dan komitmen serta kinerja mereka dapat terus terpelihara dan meningkat dari waktu ke waktu.

Sedangkan Kasi Pendidikan Madrasah, H. Ahmad Farid berharap agar para kepala madrasah agar mendorong dan mendukung anak-anak agar terus berprestasi. Tidak ada yang tidak mungkin, kalau ada kemauan dari kita semua. “Saya mohon dukungan semua pihak untuk mendorong kemajuan madrasah,” pintanya.

Paradigma saat ini menurut Ahmad Farid, Madrasah sudah harus berbicara tentang kualitas, bukan lagi kuantitas, karena madrasah saat ini mengalami peningkatan jumlah yang signifikan sehingga kualitas harus ditingkatkan agar madrasah tetap dipercaya oleh masyarakat. (Mursyid_Heri/Wul)