Evaluasi Haji, Kemenag Usulkan Tim Penentu Istitha’ah

Karanganyar – Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah akan mengusulkan Tim Penentu Istitha’ah kepada Pemerintah Daerah. Hal ini bertujuan untuk membantu tim kesehatan dalam menentukan calon Jemaah haji yang layak berangkat ke Tanah Suci nantinya.

Demikian disampaikan Kasi Peneyelenggaraan Haji dan Umrah, Sunarno saat memimpin Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1439H/2018M Kabupaten Karanganyar, (24/10). Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor ini diikuti oleh Kepala KUA se Kabupaten Karanganyar serta Karu dan Karom Jemaah Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 1439H/2018M.

“Dalam Rapat Evaluasi kemarin, kami akan mengajukan Tim Penentu Istitha’ah yang difasilitasi Pemda. Jadi ada atasannya nanti, tidak hanya dokter. Tujuannya tidak lain untuk membantu tim kesehatan itu sendiri. Yang kita usulkan nanti, kita akan libatkan unsur dari Kemenag, Kesra, MUI dan tentunya adalah dari Dinas Kesehatan itu sendiri.” Kata Sunarno.

Lebih lanjut Kasi Hajum mengatakan bahwa kesuksesan Istitha’ah ini juga harus didukung oleh jamaahnya itu sendiri, maksudnya adalah perlu adanya kejujuran dari jamaah apabila yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit tertentu.

Selain itu, ada beberapa hal lagi yang disampaikan peserta saat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, diantaranya adalah terkait persoalan kejelasan ibadah di Daker Madinah, Peningkatan Budaya Pola Hidup Bersih Sehat dan Administrasi Manasik Haji yang dilakukan oleh KUA.

“Kepada KBIH & Petugas Haji akan kami usulkan untuk menyediakan Wireless/Speaker. Nanti cari yang kecil ukurannya tapi besar suaranya agar saat pengajian atau kerumunan di sana nanti dapat bermanfaat. Disamping itu, perlu adanya budaya PHBS, Pola Hidup Bersih Sehat kepada Jemaah yang berangkat ke Tanah Suci nanti.” Tambahnya.

Hasil dari rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tingkat Kabupaten rencananya akan dibawa ke tingkat provinsi pada acara yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jateng. Dengan evaluasi yang dilakukan, harapannya penyelenggaraan ibadah haji di tahun mendatang dapat lebih baik lagi. (ida-hd/bd)