Evaluasi PTSP, Kemenag Karanganyar Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Karanganyar – Sejak diresmikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Farhani, pada tanggal 10 Agustus 2018, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar terus meningkatkan kualitas layanannya kepada masyarakat. Hal ini tertuang dalam rapat evaluasi pelaksanaan PTSP di aula Kemenag Karanganyar, (08/10).

Rakor yang dipimpin oleh Kasubbag TU, Wiharso ini dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Ahmad Nasirin bersama Kasi/Penyelenggara di lingkungannya. Turut mengikuti rapat seluruh petugas Front Offie dan Back Office PTSP Kankemenag Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya, Ahmad Nasirin mengatakan bahwa dalam menjalani PTSP ini penting adanya kebersamaan antar pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Karanganyar. Menurutnya, PTSP ini bukanlah milik salah satu bagian/seksi saja, melainkan milik Kementerian Agama seutuhnya.

“PTSP ini milik bersama, bukan milik salah satu bagian/seksi saja, melainkan milik semua pegawai Kementerian Agama. Dengan kebersamaan ini, pelayanan kita kepada masyarakat akan terus meningkat, sehingga apa yang dicita-citakan dari diadakannya PTSP dapat terwujud,” katanya.

Saat ini di Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar terdapat lebih dari 73 layanan yang sudah masuk dalam aplikasi PTSP. Dengan kata lain, seluruh proses layanan di Kemenag Karanganyar sudah di PTSP kan yang mana hal ini membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan di Kementerian Agama.

Senada dengan Kepala Kemenag, Kasubbag TU Wiharso mengatakan bahwa dengan meningkatkan kualitas PTSP di Kemenag Karanganyar, Tujuan didirikannya PTSP ini dapat tercapai, yaitu mendekatkan masyarakat kepada Kementerian Agama.

PTSP Kemenag Karanganyar dilaunching saat dipimpin oleh Musta’in Ahmad yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kemenag Kota Surakarta. Saat pertama kali diresmikan, ada 73 layanan yang disediakan dalam aplikasi PTSP. Seiring berjalannya waktu, layanan-layanan tersebut terus bertambah guna memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhannya. (ida-hd/bd)