Farhani : Pengisian dan Rotasi Jabatan adalah Keniscayaan

Semarang (Inmas) – Penataan SDM dalam upaya penyegaran dan peningkatan kinerja  bagi pejabat pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah kembali dilakukan pada Jum’at (05/01). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani  melantik dan mengambil sumpah 31 pejabat dalam jabatan pengawas (Eselon IV) di Aula lantai 3 Gedung A Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dihadapan pejabat eselon III dan IV pada jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

Pada sambutan pelantikan, Farhani  berusaha untuk mengingatkan bahwa kehidupan ini tidak ada yang abadi, termasuk juga jabatan.

“Keberadaan kita jadi pejabat di Kementerian Agama khususnya dan pada birokrasi pemerintahan pada umumnya selalu ada pengisian jabatan, rotasi jabatan itu adalah keniscayaan,” terangnya

Pengisian dan rotasi jabatan adalah hal yang lumrah dalam birokrasi pemerintahan. Setiap promosi dan rotasi akan menempatkan personil baru  dimana setiap jabatan membawa amanah baru dan tentunya ada tanggung jawab yang melekat.

“Amanah harus dipertanggungjawabkan tidak hanya pada pimpinan namun juga pada Allah SWT,” tegas Farhani.

Semua jabatan itu ada karena jabatan itu perlu ada, pentingnya ada karena menganggap jabatan itu memang diperlukan oleh pemerintah. Setiap tugas dan fungsi jabatan ini dituntut untuk bisa  menjawab paradigma pelayanan masyarakat yang berubah dengan cepat.

“Melihat Kementerian Agama secara nasional prestasinya luar biasa, karena Menteri Agama telah melakukan inovasi-inovasi  untuk kemajuan Kementerian Agama dan  Menag telah melakukan langkah-langkah untuk pelayanan masyarakat yang semakin baik,” terang Kakanwil.

Kakanwil  memberikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan tidak lupa berpesan untuk dapat melaksanakan tugas lebih baik lagi dan terus berupaya lakukan inovasi untuk kemajuan Kementerian Agama.

Daftar nama 31 pejabat dalam jabatan pengawas yang baru saja dilantik dapat dilihat pada tautan ini.