FKDT Cilacap siap menuju PORSADIN Provinsi

Cilacap – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Cilacap siap menuju Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Provinsi Jawa Tengah, (28-30/8) di Rembang mendatang. Hal tersebut ditegaskan Ketua FKDT Kabupaten Cilacap usai perhelatan Porsadin tingkat Kabupaten Cilacap, Sabtu (8/8) di Kemacatan Karangpucung.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa segala sesuatunya telah dipersiapkan secara matang. Persiapan yang paling pokok adalah penggemblengan mental para santri agar memiliki semangat juang yang tinggi. “Memang penguasaan materi sangat penting, tetapi jika mentalnya kalah, maka semuanya akan lain dari yang diharapkan, karenanya pamantapan mental menjadi kunci pokok,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, Mughni Labib berpesan, agar semua pihak yang terlibat sebagai tim sukses pemenangan Porsadin, supaya berkoordinasi penuh. “Koordinasi adalah pangkal dari kemantapan, ketenangan, dan kepastian dalam hati. Dengan berbekal ketenangan disertai doa setelah berusaha mendidik para santrinya sekian lama, tibalah saat kita akan melihat hasilnya,” katanya.

Kepada para santri yang berhasil meraih juara tingkat kabupaten, Kakankemenag mengucapkan selamat dan terima kasih atas partisipasinya. Pesan kepada para santri yang akan mewakili kontingan Kabupaten Cilacap adalah agar menjaga kesehatan dan selalu mematuhi instruksi para ustad. Tujuannya agar bisa memaksimalkan pematangan persiapan mengingat even tingkat provinsi jaraknya sangat jauh. “Harumkan nama kontingen kita dengan usaha maksimal dan tawakal,” tegasnya.

Cabang lomba dan juara

Menurut ketua panitia KH Mahruri, Porsadin tingkat Kabupaten Cilacap diikuti oleh 23 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se Kabupaten Cilacap. “Hanya satu DPAC yang belum bisa mengikuti, yaitu Kampunglaut, semoga tahun depan bisa ikut ambil bagian pada kegiatan ini,” ungkapnya. Terdapat 10 cabang seni yakni Akidatul Awam, Kaligrafi, Murrotal, Tahfidz Juaz ‘Amma, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, Puisi Islami, MTQ, MQK, CCD serta dua cabang olahraga Lari 60 m dan Futsal.

Setelah berhasil menyabet lima emas dan satu perak, Kontingen Jeruklegi menjadi juara umum. Raihan emas ditorehkan oleh Andini Wulandari pada cabang kaligrafi. Oges Dwiki Devanda cabang puisi Islami. Jinani Kholis cabang Musabaqah Kira’atil Kutub (MQK). Karimul Wafa cabang atletik dan cabang Cerdas Cermat Diniyah (CCD) beregu.

Posisi runner up, Kecamatan Karangpucung meraih empat emas dan dua perak. Emas dipersembahkan oleh Putri Idaman Martawati cabang Akidatul Awam. Zulpi Nanda Ali S dan Aminah Nuril Aisyih pada cabang pidato Bahasa Indonesia. Siti Komariah cabang pidato bahasa Arab. Bercokol di posisi ketiga, Kecamatan Kesugihan mendapat dua emas, tiga perak dan dua perunggu. Emas diraih oleh Auges Amalia Diva pada cabang tahfidz dan Tika Fauziya Zahro cabang puisi Islami. Perak oleh Ahmad Mahfud marzuki pidato bahasa Indonesia, Nadhifatul Khotijah pidato bahasa Arab dan CCD. Sedangkan perunggu dipersembahkan oleh Muzaki Arkan R cabang kaligrafi dan Yudha Uli Nuha MQK. (Budiono)