FKDT Sragen Optimis Kembangkan Madrasah Diniyah Lebih Profesional

Sragen – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) adalah lembaga kemasyarakatan dibidang keagamaan, lembaga ini adalah mitra Kementerian Agama khususnya untuk ikut serta memajukan madrasah diniyah. Hal tersebut disampaikan Kasi PD Pontren Kankemenag Sragen, Ulin Nur Hafsun saat menyampaikan sambutan pada acara Musyawarah Cabang FKDT Kabupaten Sragen yang dilaksanakan di Aula 1 Kankemenag Sragen, Selasa (12/02).

“FKDT ini organisasi di luar pemerintah, namun perannya jangan dianggap sepele, karena ikut memajukan pendidikan agama masyarakat. Pendidikan agama di luar sekolah saat ini berkembang begitu pesat, tentu hal ini perlu diimbangi dengan manajemen yang lebih baik, diantara yang perlu diperbaiki adalah manajemen pada madrasah diniyah, hal ini bisa diperbaiki salah satunya melalui FKDT,” ujar Ulin.

Selanjutnya Ulin Nur Hafsun menyampaikan bahwa pembentukan FKDT kepengurusan yang baru di Kabupaten Sragen adalah sebuah kemajuan yang ditunggu tunggu semua pihak. Dirinya berharap setelah berakhirnya masa bakti kepengurusan lama yang menurut kami masih belum begitu dinamis, kepengurusan yang baru ini akan  membuat komunikasi dan koordinasi antara Kementerian Agama dengan madrasah diniyah semakin baik.

“Alhamdulillah, setelah sekian lama kepengurusan FKDT vakum, akhirnya kepengurusan yang baru menggeliat lagi. Keberdaan FKDT adalah mitra kami dalam rangka pembinaan dan pengembangan madrasah diniyah. Terlebih saat ini perhatian pemerintah semakin meningkat, seperti dengan adanya bantuan/insentif untuk ustadz/ustadzah pada pondok pesantren dan madrasah diniyah baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” kata Ulin.

Pada musyawarah cabang FKDT yang dihadiri para pengurus dari 20 kecamatan tersebut berhasil menetapkan kepengurusan tingkat Kabupaten masa bakti 2019 – 2024. Terpilih sebagai ketua FKDT adalah Priyoto, S.Pd pimpinan Madin Maslahul Huda Srawung, Gesi.  Dalam kesempatan tersebut pria yang akrab disapa Sholeh tersebut berharap dibawah kepemimpinannya Madin di Sragen dapat berkembang lebih maju.

“Saya berharap FKDT lebih maju, kami akan selalu berusaha untuk koordinasi dengan para ulama dan umara, kami akan sowan kepada mereka. Berkenaan dengan permasalahan ijin operasional madin, tahun tahun awal masa bakti ini akan kami upayakan untuk segera tuntas permasalahan ijin operasional yang masih banyak tertunda, Insyaallah lebih baik,” kata Sholeh penuh optimis. (ira/Wul)