FKUB Kabupaten Tegal Audiensi Bupati untuk Sukseskan Program Desa Binaan

Tegal (Slawi) – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tegal mengadakan audiensi Bupati Kabupaten Tegal, Kamis (28/02). Audiensi yang bertujuan untuk mengonsultasikan pelaksanaan Program Desa Binaan di Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal, diikuti oleh perwakilan enam agama lengkap bersama dengan Ketua FKUB Kabupaten Tegal, H. Badrodin. Turut mendampingi kegiatan audiensi ini adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, didampingi humas Kemenag Kabupaten Tegal yang sekaligus menjadi anggota Kerukunan Umat Beragama (KUB) Provinsi Jawa Tengah.

Dalam audiensi itu, Badrodin melaporkan rencana kegitan pelaksanaan Proyek Desa Binaan yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Proyek desa binaan akan dilaksanakan di Kecamatan Adiwerna yang terdapat pemeluk 6 agama

“Pemilihan Kecamatan Adiwerna sebagai tempat proyek Desa Binaan, karena di Kecamatan ini terdapat enam pemeluk agama lengkap, baik Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha dan Khonghucu. Selama  ini, mereka juga hidup berdampingan secara rukun dan damai. Tidak pernah terjadi konflik agama”, jelas Badrodin.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, Sukarno, dalam kesempatan audiensi itu juga melaporkan bahwa selama ini pihaknya mendukung secara penuh  kegiatan FKUB. Di tahun anggaran 2019 ini, Kemenag Kabupaten Tegal menganggarkan untuk operasional FKUB Kabupaten Tegal sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

“Dari tahun ke tahun, kami selalu mendukung secara penuh kegiatan FKUB. Hal ini kelihatan dari terus meningkatnya anggaran operasional FKUB yang kami kucurkan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Bahkan tahun ini, kami berencana untuk merenovasi gedung FKUB agar semakin layak dan nyaman untuk kegiatan operasional FKUB. Secara prinsip, kami dukung terus kegiatan FKUB agar FKUB semakin berperan dalam pembinaan dan pemeliharaan kerukunan dan toleransi inter dan antar umat beragama di Kabupaten Tegal,” kata Sukarno.

 Bupati Tegal, Umi Azizah, yang menerima audiensi itu, didampingi Kepala Kesbangpolinmas, menyampaikan apreasiasinya kepada FKUB dan Kementerian Agama Kabupaten Tegal yang telah aktif menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Tegal. Di tahun 2019 yang menjadi tahun politik ini, Umi Azizah mengajak FKUB untuk semakin terlibat menjaga stabilitas dan kondusifitas masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat kita terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan politik. Karena itu, saya sungguh berharap agar FKUB juga berperan dalam menjaga dan memihara kerukunan umat. Mari kita pertahankan Kabupaten Tegal yang rukun, aman dan damai, jauh dari konflik agama dan benturan politik. Semoga proyek desa binaan di Kecamatan Adiwena terlaksana dengan sukses dan semakin mewujudkan Kabupaten Tegal yang aman, nyaman dan damai”, pesan Umi Azizah. (AS/Wul).