FKUB Klaten Ajak Generasi Muda Hindari Hoax

Klaten – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten menggelar Dialog Pemuda Lintas Agama dengan mengambil tema "Peran pemuda dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan hubungan antar umat beragama” bertujuan untuk membangun  kerukunan antar umat beragama serta menanggulangi maraknya berita bohong atau hoax melalui medsos (media sosial).

Kegiatan yang di laksanakan di Gedung Wanita yang dihadiri oleh perwakilan ormas pemuda se Kabupaten Klaten, Polres, Kodim, serta dewan penasehat FKUB Klaten, dengan  menampilkan narasumber Mustofa Nahra Wardaya dan Anas Sahirul Alim, Kamis (15/3).

Ketua FKUB Kabupaten Klaten Syamsuddin Asrofi mengatakan, kegiatan dialog pemuda lintas agama ini bertujuan untuk membangun silaturrahim dan sinergitas antara generasi muda dan FKUB, untuk menciptakan kerukunan umat beragama, dan bisa menangkal dan  menanggulangi berita bohong atau sering disebut hoax.

"Perkembangan teknologi informasi melalui medsos (media sosial) yang merambah generasi muda harus disikapi dengan baik dan bijaksana, segi positif banyak sekali, tetapi sisi negatif terus menghantui. Informasi yang didapat harus bisa disaring dengan baik, dilihat kebenarannya," tandas Syamsuddin.

Untuk itulah generasi muda ini harus berhati-hati dalam mensikapi informasi yang beredar, yang bisa memecah belah persatuan kesatuan dan kerukunan umat beragama.

Sementara itu  Mustofa Nahra Wardaya  mengajak generasi muda agar menjadi agen penyampai informasi yang benar, hoax menjadi masalah bukan saja di Indonesia, tetapi juga internasional peran FKUB sangat tepat mengajak pemuda untuk menghindari hoax.

"Informasi kejahatan lewat media sosial sangat marak sekali,  yang menimbulkan pergesekan yang mengusik kerukunan ujungnya ada di medsos juga," tandas Mustofa.

Kegiatan diakhiri dengan deklarasi bersama menolak adanya berita bohong/ hoax  di media sosial (medsos), isi deklarasi:

  1. Kami FKUB Kabupaten Klaten dengan tegas melawan adanya pemberitaan palsu atau hoax yang beredar di media sosial.
  2. Kami tidak akan terpengaruh dan terprovokasi adanya berita, informasi yang tidak jelas atau hoax yang akan mengganggu kerukunan dan ketenteraman antar umat beragama di Kabupaten Klaten.
  3. Kami ikut mensukseskan Pilkada serentak, Pilgub, Pilpres, Pileg, dengan damai tanpa adanya penyebaran berita hoax.
  4. Kami FKUB Klaten mendukung upaya kepolisian Republik Indonesia dan Polres Klaten dalam penegakan hukum terhadap pelaku hoax dan ujaran kebencian.(aj)