FKUB mitra pemerintah pencipta kerukunan umat

Semarang – Pengurus FKUB Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pagi ini mengadakan kunjungan kerja di FKUB Provinsi Jawa Tengah dan FKUB Kota Semarang. Sebanyak 31 orang pengurus FKUB Balikpapan diterima di Ruang Cendrawasih Kantor Kesbangpolinmas Jawa Tengah oleh Kepala Kesbangpolinmas, diwakili sekretaris Suwondo, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Ketua FKUB Provinsi Jawa Tengah beserta segenap pengurus FKUB Provinsi Jawa Tengah.

Mujahirin Thohir selaku Ketua FKUB Provinsi Tengah menyampaikan bahwa Kota Semarang merupakan kota yang aman dan damai, jauh dari konflik dan kekerasan. Diawal sambutannya, Ketua FKUB Jawa Tengah memperkenalkan seluruh pengurus kepada seluruh yang hadir. Dia menjelaskan suasana FKUB Jawa Tengah selalu dibangun dengan kekerabatan serta lebih mementingkan pertemuan hati daripada pertemuan fisik. “Yang terpenting adalah komitmen dan niat untuk membangun kebersamaan,” tegasnya.

Ketua FKUB Kota Balikpapan. Abdul Muis Abdullah, menyampaikan tujuan utama kunjungan kerja ke Jawa Tengah selain silaturahmi adalah untuk menimba ilmu dan sharing tentang keberhasilan program FKUB di Jawa Tengah. “Baru di Jawa Tengah yang menginstruksikan agar dibentuk FKUB muda (organisasi pemuda lintas agama) di tingkat Kab./Kota,” ungkapnya. Menurut Ketua FKUB Kota Balikpapan menjelaskan bahwa kerukunan pada kalangan pemuda sangat vital untuk mewujudkan kerukunan dalam skala yang lebih luas. “Untuk itu kami bertekad untuk belajar tentang pembinaan generasi muda di Jawa Tengah,” tandasnya.

Dalam sambutannya. Ahmadi mengungkapkan kebahagiaannya atas kunjungan silaturahmi dari FKUB Kota Balikpapan. Dia juga sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ahmadi menyampaikan bahwa tanggung jawab kerukunan intern kerukunan umat beragama di lingkungan Kementerian Agama berada pada Bimas masing-masing. Salah satu tugas Kejuruan Agama adalah meningkatkan kerukunan umat beragama. Untuk itu FKUB merupakan mitra Kementerian Agama dalam mewujudkan kerukunan umat beragama. Terkait dengan sekretariat FKUB, Ahmadi menjelaskan bahwa di Jawa Tengah baru terdapat 12 Gedung Sekretariat FKUB. Saat ini belum bertambah karena adanya moratorium dari pemerintah yang menghentikan pembangunan gedung baru.

Di tingkat kabupaten/kota telah terbentuk pengendali kerukunan. “Ini adalah kader yang mampu bergerak di garda depan dengan berkoordinasi dan komunikasi untuk membangun kerukunan antar umat beragama,” jelas Ahmadi. Dalam kesempatan ini diharapkan bisa saling bertukar pengalaman untuk mengupayakan, mengembangkan, mengembangkan, dan melestarikan kerukunan.

Dengan hadirnya FKUB, berbagai permasalahan antar umat beragama bisa ditekan dengan baik. FKUB merupakan mitra pemerintah dalam menciptakan kerukunan hidup antar umat beragama. Berbagai kegiatan telah dilakukan oleh FKUB untuk melestarikan kerukunan, baik melalui dialog, seminar dan kegiatan lain. Senada dengan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Suwondo berharap dengan kegiatan ini bisa saling belajar untuk membuka, menciptakan dan melestarikan kerukunan antar umat beragama. (fat)