Focus Group Discussion Upaya Tingkatkan Kinerja Penyuluh Agama Islam

* Kasi Bimas Islam H. Sodikin sedang menyampaikan materi pada acara Focus group Discussion Pokjaluh

Batang – Untuk melakukan konsolidasi, juga meningkatkan fungsi kerja penyuluh agama Islam dalam memberikan pembinaan pada majelis-majelis taklim binaanya, kususnya menyangkut usaha menggerakkan ekonomi kerakyatan, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) menggelar kegiatan focus group discussion, kemarin pada Kamis ( 04/11) di Villa Asri Lohsari Sodong Kecamatan Wonotunggal. Hadir dalam acara itu Kasi Bimas Islam, Kepala KUA Kecamatan Wonotunggal, para Penyuluh Agama Islam baik Fungsional maupun non PNS.

Dalam kesempatan itu, Kasi Bimas Islam H. Sodikin menyampaikan, agar peran Penyuluh lebih di tingkatkan pembinaannya, bukan saja pada tugas-tugas keagamaan, akan tetapi lebih kependampingan bidang yang lain.

” Para penyuluh untuk lebih meningkatkan kinerjanya, misalnya pembinaan dan pendampingan di bidang pemberdayaan ekonomi, terutama pada majelis-majelis taklim binaannya,” kata H. Sodikin.

Lebih lanjut dia menandaskan bahwa hasil survai di sebuah lokalisasi didapatkan bahwa mereka yang terjebak dalam tempat itu salah satunya adalah karena alasan ekonomi, dikatakan bahwa penghuni ditempat itu ternyata kebanyakan janda-janda muda yang broken home yang tidak memiliki keahlian apa-apa sementara desakan ekonomi akhirnya mereka berada disitu hanya untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya.

” Seperti yang kami ketahui, dari laporan teman-teman yang survei ke lokalisasi, ternyata penghuninya adalah janda-janda muda, ataupun yang broken home, sehingga karena alasan ekonomi, tidak memiliki keahlian dan tidak memiliki pekerjaan, akhirnya mereka terjun kedunia  hitam, demi menopang biaya hidupnya. Disini peran penyuluh sangat penting dalam pembinaan keagamaan, akan tetapi sangatlah baik ketika penyuluh juga bisa pendampingan sektor riil, yakni, sebagai mentor, ataupun motivator, dan mediator, bidang perkonomian, sehingga pasti akan dapat mengentaskan mereka,” tandasnya

Sementara itu Penyuluh Agama Islam Wonotunggal Hj. Rokhimin dalam keteranganya menyampaikan bahwa  perkembangan kepenyuluhan, baik di bidang agama, ormas keagamaan di Wonotunggal, sangat dinamis, walaupun dulu pernah ada tragedi demo massa , sampai tindak anarkhis terhadap  Syiah, akan  tetapi sekarang sudah kondusif.

* Para Penyuluh Agama Islam antusias mengikuti diskusi yang digelar oleh pojaluh Kab. Batang

“ Perkembangan kepenyuluhan di Wonotunggal sangat dinamis, dibidang agama maupun pergerakan ormas keagamaan cukup kondusif, meskipun dulu pernah ada demo massa tentang keberadaan syiah namun kini sudah tidak ada lagi,” tegas Hj. Rohimin.

Dia juga menyampakan bahwa para penyuluh selain membina jamaah di majelis-majelis taklim juga sudah mulai melakukan pembedayaan perekonomian.

“ Pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh para penyuluh agama Islam juga sudah mulai dilakukan salah satu contoh yang dilakukan oleh Sukamto pada majelis takim binaannya seperti produksi the goring alami, produksi gula merah, peternakan dan lainya sehingga para jamaah dapat mulai membuka usaha-usaha itu,” katanya.

Sekretaris Pokjaluh Kab. Batang Maskur dalam sambutanya menyampaikan ketertarikan dan kekagumannya pada para penyuluh Wonotunggal yang telah dapat mengembangkan potensi ekonomi pada jamaah binaanya.

“Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat, sehingga kita akan kembangkan lagi dengan melakukan kegiatan focus group discussion ini secara bergilir di seluruh kecamatan,” pungkasnya. (Farosim / Zy)