Gadis Somawangi Mualaf Namun Hubungan Dengan Orang Tuanya Yang NonMuslim Tetap Baik

Banjarnegara – Kepala KUA Kecamatan Mandiraja, Muhamad Zayin Bunani pada hari Senin (14/6) memimpin ikrar masuk Islam seorang gadis, Sabto Setia Riswanti di KUA Kecamatan Mandiraja. Yani Itsnawati, Penyuluh Agama Islam Fungsional bertugas menuntun Sabto dan bertindak sebagai saksi adalah Imam Khambali dan Aziz Sururi .

Sebelum masuk Islam Sabto, seorang gadis yang berasal dari Somawangi, Kecamatan Mandiraja dan masih menempuh pendidikan di salah satu sekolah kejuruan di Kecamatan Mandiraja, mempunyai keyakinan Aliran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa sejak lahir. Dia dibesarkan oleh kedua orang tuanya yang menganut Aliran Kepercayaan. Namun seiring dengan berjalannya waktu setelah bergaul dan berinteraksi dengan orang-orang Islam dia memutuskan untuk memeluk agama Islam tanpa ada paksaan dari siapapun. Keputusan memeluk agama Islam pun disetujui oleh kedua orang tuanya.

Yani dalam membimbing Sabto, mengatakan bahwa dia harus tetap berlaku baik kepada kedua orang tuanya walaupun berbeda keyakinan. “Berbakti dan taat kepada orang tua merupakan hal utama yang diajarkan dalam agama Islam. Perbedaan keyakinan tidak menghentikan hubungan orangtua dan anak. Islam sangat menganjurkan anak selalu berbakti kepada orang tua selama orang tua tidak menyuruh kepada kemungkaran,” ungkapnya.

Sri Nasiah kakak kandung Sabto yang mengantarkan ikrar mengisahkan bahwa kedua orang tuanya mempunyai tujuh (7) orang anak dan Alhamdulillah ketujuh anak tersebut sudah masuk Islam semua, yang terakhir si bungsu Sabto. Hubungan mereka dengan kedua orang tuanya masih tetap baik, harmonis dan saling menghormati. Demikian pula kedua orang tuanya sangat baik, sangat menghormati keyakinan anak-anaknya.

“Bapak saya sekarang tidak mau menyembelih ayam setelah tahu saat anak-anaknya tidak mau memakan sembelihannya yang tanpa mengucapkan lafal basmalah, kami menyampaikan tentunya dengan baik dan bijak sehingga bapak pun menerimanya dengan sangat bijaksana,” ucapnya.

Zayin berpesan kepada Sabto dan Sri agar terus berdoa untuk orang tua kalian, sehingga Allah membimbing mereka kepada kebenaran dan memberikan hidayah sehingga mereka memeluk Islam. Bisa jadi Allah akan membimbing mereka melalui kalian, (yi/ak/rf)