Galih, dalang cilik dari madrasah yang berprestasi

Sukoharjo – Keberadaaan Madrasah dengan berbagai prestasi yang ditorehkannya untuk saat ini bukanlah sesuatu yang baru dan asing bagi mata dan telinga kita, lambat laun Madrasah semakin dapat menancapkan eksistensinya sebagai lembaga pencetak kader kader bangsa yang berkarakter, mumpuni dan berprestasi, baik pendidiknya maupun peserta didiknya. Berbagai event semakin memperkokoh image tersebut dengan disabetnya berbagai gelar kejuaraan pada setiap perlombaan.

Dalam upacara memperingati Hari Amal Bakti ke-70 Kementerian Agama Republik Indonesia yang diselenggarakan di halaman MIN Jetis Joho Sukoharjo (03/01), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo Masdiro patut berbangga hati dengan banyaknya piala dan penghargaan yang diterima oleh Keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo baik itu kejuaraan tingkat daerah maupun tingkat nasional.

Sebagaimana prestasi yang ditorehkan oleh Galih Ridho Romadhoni seorang santri kelas delapan Madrasah Tsanawiyah Satu Atap Pondok Pesantren Al Falah (MTs SA PP Al Falah) Gedongan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dalam perlombaan yang diprakarsai oleh Pepadi (Persatuan Dalang Indonesia) bertempat di Kota Tua Jakarta Kota (20–22/11).

Pada perlombaan tersebut Galih berhasil menyabet gelar sebagai Penyaji Dalang Terbaik Se Indonesia. Selain Galih yang merasa bangga bisa menjadi dalang cilik, Yayasan Islam Al Falah juga merasa bangga karena salah satu santrinya bisa menjadi Dalang Cilik. Setiap kegiatan festival yang di ikuti Galih selalu mendapat dukungan langsung dari Kantor Kementerian Kabupaten Sukoharjo, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, dan Pimpinan Yayasan Islam Al Falah Gedongan.

Masdiro secara langsung memberikan penghargaan berupa uang pembinaan sebagai bentuk perhatian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo kepada santri berprestasi. Prestasi lain juga ditorehkan Joko Santoso, guru Agama dari Kementerian Agama yang bertugas sebagai guru agama di Sekolah Dasar Negeri Sanggang 1 Kecamatan Bulu Sukoharjo yang menerima penghargaan dari Dirjen Pendis berupa laboratorium PAI, atas prestasinya berhasil menjadi juara III tingkat Nasional setelah lima hari berjuang pengalahkan pesaing-pesaingnya melalui Presentasi, simulasi (praktek mengajar) dan porto folio. di Balai Diklat Keagamaan Pusat di Jakarta pada akhir Desember 2015 yang lalu, dan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo (djp/gt)