Gandeng Kwarcab, Madrasah Ma’arif Gelar KMD 107 Bagi Pelatih Pramuka

BLORA – Bekerjasama dengan Kwarcab Pramuka Kabupaten, madrasah di lingkungan LP Ma’arif Blora mengadakan Kegiatan Diklat Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diikuti oleh 45 peserta dibawah bimbingan 12  orang yang sudah terekomendasi sebagai pelatihnya Kwarcab Blora.

Menurut Pemimpin Khusus acara, Sutarno,S.Pd Acara tersebut bertempat di SMK Al Hikmah Ngadipurwo Blora sudah dimulai tanggal 3 sampai hari ini (7 November 2017) yang digunakan sebagai pusat Diklat pelatih pramuka bagi Pembina-pembina pramuka yang berasal dari Satuan MI, MTs, MA maupun SMA/SMK di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Blora dengan menerapkan format model segmental untuk menemukan pemikiran dan ketrampilan keterampilan pramuka yang baru.

Ketua LP Maarif NU, Drs. Masngud, M.Pd.I, M.Si menyampaikan bahwa Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi bekal ketrampilan kepramukaan bagi guru-guru dipangkalan sekolah/madrasah  dengan penguatan basic agama (Aswaja) dan sekaligus untuk mendorong pembentukan karakter kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa yang lebih handal.

“ Saat ini pengaruh pergaulan dan lingkungan diluar sangat mengancam generasi muda kita, sehingga kader pramuka terutama dari madrasah maarif akan kita gembleng supaya menjadi kader yang handal, berkarakter,mandiri serta kreatif sehingga menjadi solusi kegiatan yang berdampak positif bagi pemuda”paparnya.

Adapun kepala Kwarcab Blora, H. Arif Rohman, M.Si disaat acara pembukaan juga menyampaikan bahwa acara ini sangat posotif terutama untuk meningkatkan jumlah dan mutu Pembina pramuka sesuai dengan keperluan situasi, kondisi masyarakat dan Gerakan Pramuka dewasa ini, terutama untuk konsolidasi dan memajukan  gerakan pramuka madrasah di lingkungan Maarif Blora.

Selain itu, menurut Wakil Bupati Blora tersebut, Gerakan Pramuka sekarang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, dan melalui wacana Menteri Pendidikan bahwa Gerakan Pramuka akan masuk dalam mata pelajaran, sehingga hal ini merupakan angin segar sekaligus menjadi tantangan, apakah sekolah mampu menyiapkan pembina-pembina yang handal, kreatif dan inovatif.

Selain itu,menurutnya KMD saat ini hendaknya dapat disiapkan untuk mampu menghadapi tantangan perubahan, yang harus mempunyai ide, gagasan yang kreatif, dan siap menjadi anggota Gerakan Pramuka yang siap menjadi agen perubahan dan merupakan bagian dari solusi (masngud/Ima)