Gandeng RSI, Pokjaluh Banjarnegara Gelar Baksos Ramadhan Sehat

Banjarnegara – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menggelar aksi bakti sosial (baksos) bulan Ramadhan tahun 2021 di Desa Danakerta, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Senin, (03/5/2021)

Bakti sosial ini mengangkat tema sehat sejahtera di bulan Ramadhan, dilaksanakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara. Melalui program Larasati (Layanan Bersama Rumah Sakit Islam dan Kementerian Agama Satu Hati) memberikan bantuan layanan kesehatan berupa pengobatan gratis untuk warga masyarakat kurang mampu di Desa Danakerta. Selain pelayanan pengobatan gratis kegiatan baksos juga bekerja sama dengan UPZ Kankemenag Kab. Banjarnegara dengan memberikan bantuan paket sembako.

Kegiatan dipusatkan di Gedung Serba Guna Desa Danakerta. Hadir pada kegiatan baksos tersebut Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kab. Banjarnegara dikomandani Nasirin ( Ketua Pokjaluh), Kabag TU dan Tim Medis RSI Banjarnegara yang dipimpin Fajariyanto, S. Kes, hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Banjarnegara, Ali Mustofa Kasi Bimas Islam, Kepala KUA Punggelan, Forkompinca Punggelan, Warso, Kepala Desa Danakerta serta 75 warga kurang mampu penerima bantuan.

Mewakili warga masyarakat Desa Danakerta, Joko Prayitno, S.Sos Camat Punggelan menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial Pokjaluh dan RSI Banjarnegara. “Kami atas nama pemerintah mewakili masyarakat menyampaikan banyak terima kasih atas kepedulian Penyuluh Agama Islam dan RSI pada masyarakat kami,” katanya.

Nasirin selaku Ketua Pokjaluh memaparkan tujuan dilaksanakan bakti sosial adalah  untuk menumbuhkan jiwa kepedulian penyuluh terhadap masyarakat. Selain itu juga meningkatkan sinergitas antara Penyuluh Agama Islam/ Kemenag, dan RSI Banjarnegara dalam pelayanan kepada masyarakat serta membiasakan melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

“Harapan kami tentunya bisa membantu saudara kita yang masih kekurangan. Selain itu juga memaknai Ramadhan yang penuh rahmat ini dengan berperilaku sehat dan berbuat sebaik-baiknya, dengan saling tolong menolong,” terangnya

Nasirin menambahkan, selain pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dan penyerahan bantuan 75 paket sembako dilaksanakan juga bimbingan mental agama dan konsultasi kesehatan untuk para penerima paket sembako.

Sementara dr. Masrurotut Daroen, ketua Tim Medis RSI Banjarnegara yang diturunkan pada kegiatan baksos tersebut menyampaikan, rata rata warga yang memeriksakan diri menderita hipertensi, dan beberapa lansia mengalami osteoarthritis (nyeri tulang sendi) karena aktifitas yang terlalu banyak dan asupan makanan yang kurang.

“Kebanyakan warga yang memeriksakan diri menderita hipertensi dan nyeri tulang sendi karena aktifitas yang terlalu banyak di bulan puasa, sementara asupan makana berkurang,” ungkapnya.

Lebih lanjut dr. Masrurotut Daroen menambahkan pada sesi pembinaan kesehatan, menghimbau kepada semua warga untuk melakukan aktifitas yang terukur di bulan Ramadlan dengan tidak memforsir tenaga.

Pada kesempatan yang sama Ali Mustofa, Kasi Bimas Islam mengapresiasi pelaksanaan baksos. “Baksos merupakan kegiatan positif sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat juga merupakan dakwah penyuluh dengan bil hal, baik materi ataupun non materi, selaku atasan langsung saya apresiasi, semoga bermanfaat bagi kita semua,” ucapnya

Sementara Mariyah, 70 Th salah satu penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas kegiatan bakti sosial. Dengan membetulkan letak masker Mariyah mengatakan dengan bahasa jawa, “Matur suwun sanget bantuan saking Penyuluh Agami Islam, mugi berkah”.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa dan dilanjutkan pembagian paket sembako. (akho/dr/ak/rf)