Garuda Pancasila Raksasa Kreasi Siswa MIN Grogol

Sukoharjo – Ada yang Istimewa di Peringatan hari Kelahiran Pancasila tahun ini. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menggalakkan berbagai kegiatan yang dikemas dalam Pekan Pancasila mulai dari tanggal 29 Mei sampai dengan 04 Juni 2017. Peringatan hari Kelahiran Pancasila itu sendiri pada tahun ini mengambil tema “Saya Indonesia, Saya Pancasila”

Dalam pekan Pancasila tersebut, di samping diagendakan kegiatan Talkshow, iklan layanan masyarakat di stasiun televisi dan pendistribusian buku, juga diselenggarakan Upacara Bendera di setiap kantor Instansi pemerintah baik pusat maupun daerah.

MI Negeri 5 Sukoharjo (dulu bernama MI N Grogol) sebagai salah satu bagian dari instansi pemerintah pun mengadakan upacara yang dilaksanakan di halaman madrasah (Kamis, 1/7/17) yang diikuti oleh semua guru, staf tata usaha, karyawan dan siswa dari kelas I sampai dengan kelas VI yang berjumlah 658 siswa sebagai peringatan Hari Kelahiran Pancasila yang dijadikan hari libur nasional dengan keluarnya Kepres No. 24 Tahun 2016. Upacara peringatan hari lahir Pancasila ini merupakan wujud pelaksanaan Instruksi dari presiden melalui Mensesneg yang diteruskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama untuk melaksanakan Upacara bendera di masing-masing Instansi.

Dalam sambutannya, selain membacakan Amanat dari Presiden Republik Indonesia, Widodo, Kepala MIN 5 Sukoharjo yang bertugas menjadi Pembina Upacara, menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Upacara Bendera ini adalah agar Semakin mengenal dan mencintai Pancasila sebagai dasar negara.

“Semua elemen di madrasah ini harus selalu berupaya untuk mencintai Pancasila sebagai dasar negara kita dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Widodo.

Setelah selesai melaksanakan Upacara bendera, para siswa masuk ke kelas masing-masing untuk melanjutkan ke kegiatan selanjutnya yaitu mewarnai gambar burung garuda yang sudah disiapkan oleh guru di meja mereka. Di samping ada yang mewarnai di kelas, ada perwakilan dari masing-masing kelas berkumpul mewarnai gambar burung garuda ukuran 2 x 3 meter yang  juga disiapkan oleh guru. Antusiasme mereka terlihat dari cara mereka yang seakan ingin menguasai seluruh gambar untuk mereka warnai sendiri.

Satu jam berlalu, dan akhirnya kerja keras mereka terbayar, burung garuda yang tadinya mulus tanpa warna menjadi sebuah gambar yang indah dan terkesan gagah dengan balutan warna-warni yang kokoh khas anak-anak.

Saat yang ditunggu akhirnya datang. Gambar ukuran jumbo itu pun siap di pasang berdiri di halaman sekolah untuk dijadikan pengingat bahwa akan selalu ada yang menjaga sang garuda sebagai simbol Negara, akan selalu ada generasi yang akan menjaga pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.(kaab/Wul)