Gebyar PAI bidik potensi anak sejak dini

Klaten – Pendidikan taman kanak-kanak merupakan salah satu pendidikan usia dini, yang berumur sekitar 4-6 tahun, pendidikan TK memiliki peran yang sangat penting untuk pengembangan kepribadian anak, serta untuk mempersiapkan mereka untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya, dimana anak-anak TK diberikan rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan.Tugas utama TK mempersiapkan anak dengan memperkenalkan berbagai pengetahuan, sikap, perilaku, dengan cara yang menyenangkan. TK sebagai tempat bermain yang indah, nyaman, dan gembira bagi anak untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya.

“Pola pikir dan pertumbuhan anak lah yang paling penting. sebuah pendidikan yang diberikan oleh seorang guru TK dengan baik akan membentuk karakter anak yang positif. Kreatifitas pengetahuan anak dalam bidang keagamaan juga kreasi seni akan tumbuh dan berkembang dalam kegiatan ini” demikian sambutan Kasi PAIS Drs.H Sudarsana M.Pd.I dalam Gebyar PAI pada Taman Kanak-Kanak yang diadakan di Aula Al Ikhlas (05/05) dengan peserta dari Taman Kanak-Kanak se Kab. Klaten.

”Anak TK dapat mengembangkan dan mengekspresikan diri, bakat, minat kemampuan dan potensi siswa pada aspek keterampilan dan seni pendidikan agama Islam, sekaligus membangun keberanian dan kemandirian siswa taman kanak-kanak dalam menumbuhkan bakat dan minatnya”, paparnya.

”Pildacil, lomba sholat, mewarnai kaligrafi dan hafalan surat pendek, empat kegiatan itu yang dilombakan dalam Gebyar PAI TK”, tegas Sudarsana.

Drs. H. Mustari, M.Pd.I dalam sambutannya dan sekaligus membuka lomba mengatakan, kegiatan ini merupakan ide yang sangat baik, tugas yang mulai dan menjadi satu kesatuan, tugas kita semua, tidak mempermasalahkan kemenag atau diknas.

Misi lomba ini, menggali potensi anak didik kita, memotivasi anak-anak. “Tampil yang keras, jangan takut, salah tidak dimarahi, dalam membaca surat- surat pendek dan juga sholat yang keras. Jangan takut tidak mendapatkan juara, yang hadir disini sudah baik, untuk dipilih yang terbaik dan bisa diikutkan dalam jenjang yang lebih tinggi ke tingkat provinsi”, tegas pak Mustari.

Diharapkan ini merupakan perwujudan visi dari Kemenag yaitu “terwujudnya masyarakat yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri dan sejahtera lahir dan bathin, imbuhnya.(gus/J)