Gelar KSM Tingkat Provinsi, Kabid Pendmad Lakukan Monitoring

Banjarnegara – Bertempat di MAN 2 Banjarnegara, H.A Saifulloh selaku Kabid Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah didampingi Kasi Pendmad Kantor Kementerian Kab. Banjarnegara, Slamet Wahyudi melakukan monitoring kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi pada Minggu, (19/21).

Kegiatan yang merupakan lanjutan dari KSM tingkat Kabupaten ini digelar secara daring dan terpusat di MAN 2 Banjarnegara untuk memudahkan koordinasi atas dasar rekomendasi kesepakatan KKMA (Kelompok Kerja Madrasah Aliyah) Kabupaten Banjarnegara. Acara ini diikuti oleh 18 orang peserta didik peraih peringkat tiga besar, dan lima di antaranya dari MAN 2 Banjarnegara.

Di sela-sela monitoring, HA Saifulloh berharap bahwa delegasi dari Banjarnegara dapat memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi. “Bismillah, semoga kita bisa membawa nama harum Banjarnegara dan terima kasih Bapak Ibu Guru MAN 2 Banjarnegara serta yang lainnya sudah menyiapkan hari ini sedemikian rupa, semoga kita mampu melaju ke tingkat nasional,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ridlo Pramono, Kepala MAN 2 Banjarnegara yang memberikan dukungan penuh untuk kegiatan tersebut. Pihaknya mengaku sudah berusaha maksimal dalam mempersiapkan KSM tingkat provinsi ini. “Kami sudah berusaha maksimal mulai dari bimbingan rutin yang kita tingkatkan juga secara teknis sarana dan prasarana saat pelaksanaan lomba. Mohon doanya semoga kami dapat memberikan yang terbaik untuk madrasah dan juga Banjarnegara. Bismillah,” terangnya.

Lili Maenani selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan mengungkapkan secara umum pelaksanaam KSM berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Jadi, kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi 1, pukul 07.30 s.d. 09.30 WIB untuk mapel Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi dan Fisika Terintegrasi. Sesi 2 pukul 10.00 s.d. 12.00 WIB mapel Kimia Terintegrasi,  Ekonomi Terintegrasi dan Geografi Terintegrasi,” jelasnya.

Beliau juga menambahkan jika sistem pengawasan dilaksanakan secara daring, sehingga tidak ada pengawas yang berada di ruangan. “Pengawasan dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dan seluruh aktivitas di ruang seleksi direkam menggunakan webcam,” imbuhnya. (ta/ak/rf)