Geliat Jurnalisme Kankemenag Sukoharjo

Sukoharjo – Ditengah pesatnya perkembangan dunia informasi dan teknologi serta menjamurnya Hoax yang bertaburan di medsos daring (media sosial dalam jaringan), terselip kekhawatiran akan datangnya ancaman serius dan berbahaya terhadap keberlangsungan hidup anak bangsa. Tulisan-tulisan yang tidak bertanggungjawab bernuansa sara, permusuhan dan perpecahan dengan mudah dikonsumsi oleh masyarakat luas tanpa memperhatikan dampak yang dapat ditimbulkannya.

Kenyataan inilah yang menjadi perhatian Kepala Kankemenag Sukoharjo Ihsan Muhadi, yang baru beberapa hari ini dilantik untuk menyampaikan pesan-pesan kepada para peserta Workshop Kreatif Menulis Esai yang diselenggarakan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Grogol bekerjasama dengan PT. Aksara Solopos Selasa (28/03).

“Dengan kemampuan menulis, kita bisa menyampaikan opini dan gagasan kepada masyarakat luas. Apalagi gagasan-gagasan yang terkait perdamaian, anti sara dan keberagaman yang tidak membawa perpecahan,” tutur Ihsan Muhadi.

Workshop yang dilaksanakan bertepatan dengan hari libur nyepi tersebut diikuti oleh 40 guru dari MIN Grogol dan dari perwakilan RA/BA di Kecamatan Weru dan diadakan dengan memanfaatkan dua buah ruang kelas madrasah yang dijadikan satu ruangan. lebih lanjut Kakankemenag juga memberikan apresiasi yang yang positif kepada MIN Grogol yang sudah menjadi penggagas dari terlaksannya kegiatan yang bisa dikatakan vital dan belum pernah diselenggarakan oleh Instansi lain di lingkungan Kemenag  Kabupaten Sukoharjo, sekaligus beliau menyatakan akan mengadopsi kegaiatan serupa untuk di selenggarakan di Kankemenag agar semua jajaran di lingkungannya bisa menulis.

LPJS (Lembaga Pendidikan Jurnalistik Solopos) yang merupakan divisi pelatihan dari para Redaktur  Koran terbesar di Soloraya mengirimkan dua trainernya untuk bertindak sebagai pemateri dalam workshop tersebut. Masing-masing pemateri mengusung sebuah tema penting yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan jurnalistik peserta. Tema pertama adalah Memanen Ide Tulisan yang disampaikan oleh Syifaul Arifin dan tema yang kedua adalah Tehnik Menulis Artikel Opini yang disampaikan oleh Ichwan Prasetyo, secara keseluruhan pihak LPJS mengalokasikan waktu 6 jam untuk penyampaian dua tema tersebut.

Workshop berjalan dengan aktif dan kreatif, para peserta workshop mengikuti materi demi materi dengan penuh semangat dan menjadikan momen tersebut selain untuk menimba ilmu juga untuk saling berbagi berbagai kiat-kiat khusus untuk mengatasi kesulitan yang umumnya dihadapi oleh penulis pemula

Di penutup acara, Kepala Madrasah MIN Grogol Widodo, yang juga mengikuti acara dari awal, menyampaikan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah meyakinkan pada para peserta bahwa menulis itu mudah disamping tujuan menumbuhkan dan memasyarakatkan kegiatan jurnalistik di madrasah khususnya sekaligus meningkatkan kemampuan teoritis para guru dalam menulis dan menyampaikan opini ke masyarakat. Semoga. (Kaab-djp/wul)