Generasi Berencana, Upaya Menuju Indonesia Emas

Grobogan – Guna meningkatkan pengetahuan terhadap reproduksi sehat serta memperkenalkan program GenRe (generasi berencana) di kalangan remaja, Senin (10/12) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi bagi siswa MAN 1 Grobogan. Pembinaan yang diikuti 35 siswa tersebut dibuka oleh Kepala MAN 1 Grobogan Hj. Zulaikhah di Aula setempat dan sebagai nara sumber dari DP3AKB Kabupaten Grobogan.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Grobgan, Zulaikah menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada DP3AKB kabupaten Grobogan yang telah menjadikan MAN 1 Grobogan sebagai lokasi dan siswanya sebagai peserta pembinaan advokasi dan KIE bagi remaja. Masalah remaja yang timbul biasanya berkaitan dengan masalah kenakalan remaja yang berbau pornografi, AIDS,  penyalahgunaan Napza dan sebagainya. Remaja dalam kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan serta informasi seluas-luasnya untuk menata masa depan dengan baik lewat meninggalkan perilaku yang tidak bermanfaat dan merusak masa depan remaja itu sendiri.

“Oleh karena itu remaja harus dipersiapkan salah satunya dengan kegiatan seperti ini. Kita siapkan mereka dari sisi integritas seperti mendidik mereka menjadi anak yang jujur, disiplin dan bertanggung jawab terhadap kesehatannya. Harus melepaskan diri dari perilaku berisiko seperti seks bebas, penyalahgunaaan narkoba dan mencegah mereka melakukan pernikahan dibawah umur atau dini,” jelas Zulaikah.

Remaja sejatinya adalah harapan semua bangsa, negara-negara yang memiliki remaja yang kuat serta memiliki kecerdasan sprititual, intelektual serta emosional yang kuat menjadikan bangsa tersebut kelak akan kuat pula.

“Kalian saat ini adalah remaja, yang kelak merupakan harapan bangsa, harus memiliki kecerdasan spiritual, intelektual serta emosional yang kuat, yang akan menjadikan bangsa kuat pula,” imbuhnya.

Sementara Kepala DP3AKB Kab.Grobogan Bambang Suryanto meyampaikan program Reproduksi Sehat, Kesehatan Remaja, serta memperkenalkan GenRe menuju Indonesia emas. Bahwa perkembangan dunia yang kian menglobal, menjadikan perubahan-perubahan besar terhadap perilaku remaja, namun perubahan tersebut lebih cenderung mengarah pada kegiatan negatif dibanding positifnya.

“Menjalani kehidupan remaja yang jauh dari perilaku sex bebas, pernikahan dini dan ketergantungan pada obat-obatan terlarang serta menjauhkan diri dari bahaya AIDS tentulah membutuhkan perhatian kita semua. Remaja tidak bisa berjalan sendirian tanpa pendampingan orang tua, masyarakat lingkungan serta negaranya,” kata Bambang.

Menyadari ini, BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) sebagai wakil pemerintah yang bertanggung jawab menjalankan program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja) suatu program yang memfasilitasi remaja agar belajar memahami dan mempraktikan perilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja sebagai dasar mewujudkan Generasi Berencana (GenRe).

“Untuk menjalankan niat mulia tersebut tentulah memerlukan strategi yang jitu, berkesinambungan serta melibatkan banyak pihak, baik dari institusi pendidikan sebagai tempat berkumpulnya aktifitas remaja dan pemerintah daerah sebagai pendukung dan pemegang kebijakan di suatu daerah,” ungkapnya.

Pentingnya BKKBN memiki Public Relation yang terencana, baik itu menyangkut komunikasi ke dalam serta komunikasi ke luar diharapkan mampu menjadikan program GenRe ini berjalan dengan sukses. (mh-bd/gt)