Generasi Milenial Sebagai Agent of Change Dalam Menjaga Kerukunan

Sukoharjo – “Pemerintah memberikan pelayanan kepada semua agama yang diakui di Indonesia, salah satunya adalah memberikan pelayanan kepada Umat Kristen. Pelayanan kepada umat harus sesuai dengan perkembangan jaman. Bagaimana generasi di Jawa Tengah saat ini lebih baik daripada generasi sebelumnya, dengan berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan pengetahuan keagamaan,” ungkap Fajar.

Hal tersebut disampaikan Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. Jateng, Fajar Adhy Nugroho, saat memberikan materi pada kegiatan Orientasi Pemuda se-Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Bimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Tosan Solo Baru, Kab. Sukoharjo ini diikuti oleh para pemuda dan pemudi Kristen se- Jawa Tengah tersebut mengambil tema “Peningkatan Pemahaman Kerukunan Intern Pemuda Gereja Untuk Mewujudkan Moderasi Beragama,” Selasa, (8/6).

“Dalam era revolusi industri 4.0 perlu dipersiapkan generasi-generasi milenial yang menjadi ujung tombak yang menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI. Pola pengajaran keagamaan yang sebelumnya menggunakan pola manual, saat ini berkembang dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada saat ini. Pola pengajaran atau sosialisasi tersebut dalam upaya membantu masyarakat agar mengerti dan paham terhadap ajaran agama. Harapannya agar ke depan dapat meyerap ajaran tersebut sesuai dengan ajaran agama,” tambah Fajar.  

“Dalam mengisi kemerdekaan ini pemuda sebagai generasi milenial saat ini yang akan meneruskan Negara Indonesia ke depannya harus menyiapkan masa depan lebih baik lagi dengan meningkatkan kompetensi dan pengetahuan keagamaan. Sebagai pemuda siapkan masa depan mulai sekarang jangan sampai menyesali ketika sudah berusia lanjut. Pemuda sebagai agen perubahan (Agent of Change) harus berani berubah dan siap menghadapi perubahan sesuai dengan koridor yang ada dalam artian koridor yang baik menuju masa depan yang lebih baik. Sebagai pemuda siapkan masa depan mulai sekarang jangan menyesali ketika kita sudah berusia lanjut,” pungkasnya.

Didampingi Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Siswo Martono, dalam kegiatan tersebut, Fajar berharap dengan adanya kegiatan ini tentu akan membawa kedepannya lebih baik lagi dan dapat membangun kerukunan intern maupun antar umat beragama sehingga dapat meningkatkan kecintaan terhadap tanah air dan NKRI.(Ad/Sua)