Giliran Guru Pendidikan Agama Islam Ikuti Sosialisasi SIEKA

Karanganyar – Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar gencar melakukan Sosialisasi Sistem Informasi Elektronik Kinerja ASN atau yang lebih dikenal dengan SIEKA. Senin kemarin, (26/11) giliran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag yang mendapatkan Sosialisasi.

Kegiatan yang diikuti 24 Guru PAI SD, SMP, SMA dan SMK ini dihadiri oleh Kasi Pendidikan Agama Islam dan Keagamaan Islam (PAKIS), Ahmad Muhtadi serta Analis Jabatan Kemenag, Moh. Rusdiyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi PAKIS mengatakan bahwa memasukkan data ke Aplikasi SIEKA merupakan kewajiban ASN Kementerian Agama. Untuk masuk ke Aplikasi SIEKA, ASN harus memasukkan username dan password terlebih dahulu, kemudian mengisi berbagai data yang diperlukan melalui SIEKA.

“SIEKA adalah aplikasi berbasis online terbaru keluaran Kementerian Agama Republik Indonesia. Semua ASN wajib mengisi berbagai data yang diperlukan melalui SIEKA.” Ujar Muhtadi kepada Guru PAI.

Lebih lanjut Kasi PAKIS mengatakan bahwa penggunaan SIEKA bagi guru ini implikasinya ke TUKIN juga. Disampaikannya, untuk mendapatkan Tukin harus ada beberapa persyaratan, salah satunya adalah membuat laporan yang saat ini diwajibkan mengisi laporan ke aplikasi SIEKA.

“Aplikasi SIEKA ini untuk memudahkan guru juga karena berbasis online. Ini implikasinya ke Tukin, karena untuk mendapatkannya harus ada persyaratan yang salah satunya adalah mengisi laporan melalui Aplikasi SIEKA.” Tambahnya.

Sementara itu, Analis Jabatan Kemenag Muh. Rusdiyanto mengatakan bahwa Aplikasi SIEKA ini sudah harus di implementasikan seluruh ASN Kemenag Kota/Kabupaten se Jawa Tengah mulai 01 Desember 2018. Hal ini sesuai Surat Edaran dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Nomor : 10814/Kw.11.1/2/KP.02.3/11/2018 tanggal 13 November 2018 perihal Implementasi SIEKA.

“Sesuai edaran Kanwil tersebut, seluruh ASN di Kemenag wajib mengisi Aplikasi SIEKA mulai 01 Desember 2018. Ini masih ada beberapa hari untuk belajar memasukkan data, dan ketika waktunya nanti bapak/ibu guru sudah terbiasa sehingga tidak terbebani belajar aplikasi SIEKA lagi”. Jelasnya. (ida-hd/bd)