Gupuh, Aruh, Rengkuh, Lungguh dan Suguh Sebagai Wujud Pelayanan Prima

Ungaran – Beristiqomah dalam kebaikan adalah hal yang sulit dilakukan tanpa ada motivasi tinggi untuk melakukannya. Demikian ungkapan pertama yang disampaikan oleh Kakankemenag Kab. Semarang Muhdi saat memberikan pembinaan pegawai di Aula setempat, Senin (05/02).

Dalam kegiatan yang diikuti oleh pengawas, kepala madrasah negeri, kepala KUA, penghulu, penyuluh, serta pegawai satu atap Kankemenag Kab.Semarang ini, Muhdi menghimbau kepada segenap ASN agar memperhatikan kebersihan di lingkungan sekitar, utamanya di toilet, tempat wudhu, masjid ataupun musholla.

“Jangan sepelekan hal kecil kaitannya kebersihan. Karena dari hal kecil itulah yang nantinya akan menjadi cerminan si pemilik atau si pemakai,” ungkap Muhdi.

Selain itu, Muhdi juga juga meminta kepada segenap ASN untuk menjaga adab/ sopan santun dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan.  “Sholat di Masjid itu penting, akan tetapi menjaga adab di dalam masjid itu lebih penting. Begitu pula dengan shodaqoh. Shodaqoh itu penting, akan tetapi adab dalam bershodaqoh menjadi lebih penting dibandingkan shodaqoh itu sendiri, lanjut Muhdi.

Memang sebagai abdi masyarakat, kita dituntut untuk memberikan pelayanan prima di segala lini. Sebagaimana dalam istilah jawa, kita harus bisa menghormati tamu dengan lima hal yakni gupuh, aruh, rengkuh, lungguh dan suguh.

Gupuh artinya bergegas dan antusias saat menerima/menyambut kehadiran tamu. Aruh artinya menyapa, yaitu kita harus membuka diri melalui percakapan agar tamu tadi tidak merasa canggung mengutarakan apa maksud dan tujuannya secara terbuka. Rengkuh artinya dengan lapang dada menerima kehadiran seseorang, meskipun hal itu tidaklah  diharapkan. Lungguh artinya mempersilahkan seseorang untuk segera masuk dan mempersilahkan duduk. Dan yang terakhir suguh artinya memberikan suguhan atau hidangan sekedarnya bila ada.

"Lima hal ini bila kita mampu menerapkan dalam keseharian di Kantor. Insya Allah pelayanan kita bisa dikategorikan sebagai pelayanan prima," pungkasnya. (shl/gt)