Guru Agama, Tukang Transfer Ahlakul Karimah

Wonosobo – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (Pais), menggelar Workshop Pengayaan Pembelajaran dan Penilaian Kurikulum Pendidikan Agama Islam Bagi Guru PAI di tingkat Sekolah Dasar, yang diselenggarakan di Hall RM. Sari Rasa pada Rabu, (25/4).

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh Guru Pendidikan Agama Islam di Tingkat Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Wonosobo dibawah Kantor Kementerian Agama Wonosobo.

Sementara itu, hadir dalam workshop tersebut yakni M Thobiq selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo. Dalam Kesempatan tersebut, M Thobiq menyampaikan, peran besar guru Pendidikan Agama Islam ditingkat sekolah dasar perannya dirasa sangat sentral dalam mentransfer ilmu keagamaan bagi anak didik di sekolah umum khususnya.

“Kalau di Madrasah, Pendidikan Fiqh, Akhlak dan Pendidikan keagamaan lainnya sudah pasti akan didapatkan bahkan menjadi konsumsi sehari-hari, namun di sekolah dasar umumnya, pendidikan agama nyaris hanya diberikan berapa kali pertemuan saja.  Oleh karena itu, bagaimana cara seorang pendidik menyalurkan keilmuan keagamaan agar efisiens dan tepat sasaran, itu yang harus di pelajari. Bagaimana kita membangun maindset dan memberikan bekal keagamaan bagi anak didik itu di rasa sangat perlu, ” ungkap M Thobiq.

Sementara itu, Kasi PAIS Imron Awaludin mengatakan, tujuan dari workshop tersebut yakni agar Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dapat memperoleh keterampilan atau metode baru pada kurtilas.

“Workshop ini dilaksanakan guna mengupgrade terus pengetahuan guru, agar guru mendapat metode baru dalam kurtilas, contohnya yakni model-model pembelajaran dan juga memiliki kompetensi dalam menyusun RPP serta Permasalahannya, “ujarnya.

Selain itu, harapannya dengan kegiatan tersebut, GPAI dapat mengembangkan dan meningkatkan kualitas peserta didik yang berakhlak Karimah dan menerapkan konsep bahwasannya Islam merupakan agama rahmatan lil'alamin, yang berbasis pendidikan karakter. Ps-ws/rf