Guru Harus Jadi Penebar Kebaikkan dan Duta Perdamaian

Kebumen – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kebumen, Imam Tobroni memberhentikan sekaligus melantik kembali tiga Guru Madrasah menjadi Pengawas Madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, di aula setempat (7/2). Tiga diantaranya adalah Dra Wuryani, Hj Indarwati  SPd MPdI dan Hayat Sholihanto SAg.

Kepala Kantor mengucapkan selamat kepada Pengawas yang baru dilantiknya. Dia berharap dengan pengawas baru di lingkungan Kemenag Kebumen akan menjadi tambahan amunisi bagi Pengawas untuk kinerja yang lebih baik.

Menurutnya saat ini Pemerintah melalui Kemenag terdapat suatu kebijakan yang cukup dilematis. “Jika mengangkat Pengawas maka guru berkurang, tapi kita juga butuh pengawas. Ini adalah pilihan yang tidak bisa dihindari, tapi Insya Alloh tahun ini kita akan ada alokasi CPNS, ucapnya.

Kepala Kantor kembali mengingatkan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kemenag harus bisa mengimplementasikan 5 nilai budaya kerja. “Kita harus bekerja profesional sebagaimana semangat kita mengimplementasikan 5 nilai budaya kerja,” katanya.

“Bekerja harus sesuai antara hati dan perbuatan, mindset juga harus dirubah, dari seorang guru menjadi pengawas. Harus bisa berinovasi, misal yang tadinya lamban berubah menjadi cepat, yang tadinya bertele-tele jadi lebih simpel,” imbuhnya.

Selain itu tanggung jawab sebagai seorang pengawas juga lebih berat, tapi kita harus bisa melaksanakan hal tersebut sebagai ASN Kemenag baik terhadap publik mapun kepada Tuhan. Terlebih lagi juga harus bisa menjadi teladan bagi ASN atau guru yang lain dalam bekerja maupun kehidupan sehari-hari.

“Jangan terjebak dalam sebuah situasi yang ikut menjelekan Kemenag, Guru atau Pengawas harus bisa menjadi penebar kebaikan dan duta perdamaian,” tegasnya.(pt/wul)