Guru Madrasah Kembali Torehkan Prestasi Di Ajang PGRI CUP

Cilacap – Prestasi guru madrasah kembali terukir pada ajang olah raga dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kabupaten Cilacap. Pesta olah raga tahunan tersebut diikuti 23 tim perwakilan kecamatan dan digelar Rabu (17/10) di Lapangan Tenis Meja Indoor Wijayakusuma Cilacap.

Mewakili Kecamatan Kroya, guru madrasah ibtidaiyah negeri (MIN) 1 Cilacap, Ellis Satyawati berhasil menyabet juara I cabang tenis meja ganda putri tingkat Kabupaten Cilacap. Dia berpasangan dengan Sunarti Nurwaheni, guru SDN 5 Kroya.

Juara terbaik lainnya juga berhasil ia peroleh pada cabang ganda campuran. Kali ini dia berpasangan dengan suaminya, Agus Rubiyanto yang merupakan pengawas pendidikan agama Islam pada Kankemenag Kabupaten Cilacap.

Ibu guru cantik yang akrab dipanggil Bu Ellis mengatakan bahwa, prestasi yang diraihnya tidaklah mudah. Di samping harus menghadapi atlet yang masih berusia muda dan berpotensi, juga para juara kabupaten hingga provinsi lainnya. Keadaan tersebut dijadikannya termotivasi untuk lebih giat berlatih dengan suaminya.

Menurutnya, olah raga merupakan bagian dari ibadah. Oleh raga merupakan salah satu cara untuk menjada kesehatan dan kebugaran tubuh. Di saming itu, masih terdapat fungsi olah raga lainnya yang tidak kalah pentingnya, yakni sebagai ajang silaturahmi. Kedua unsur tersebut menjadikan kegiatan olah raga memiliki fungsi strategis dalam hubungan sosial.

“Jika dilihat sepintas, olahraga seolah-olah tidak ada kaitannya dengan ibadah keagamaan. Namun ternyata, setelah dikaji lebih lanjut, olah raga memiliki peran yang sangat penting. Yakni sebagai usaha untuk menyukuri nikmat sehat atas jasad yang telah diberikan Allah SWT. Kemudian sebagai wahana silaturahmi, dimana pahala silaturahmi teramatlah besar,”katanya.

Atas prestasi yang diraihnya, selain berterima kasih kepada suaminya selaku pelatih, juga kepada Kementerian Agama di mana dirinya dan suaminya bernaung. Kemenag Kabupaten Cilacap tidak pernah sepi memberikan dukungan, terutama moral dan spiritual. Dukungan tersebut diakuinya menjadi salah satu inspirator yang mampu membangkitkan semangat untuk lebih maju, pungkasnya.(On/bd)