Guru MAN 2 Kudus Raih Penghargaan SEAMEO – QITEP in Science

Semarang – Dari waktu ke waktu prestasi madrasah seakan tiada pernah berhenti. Madrasah kembali mengukir prestasi di ajang kompetisi bergengsi. Kali ini adalah M. Miftakhul Falah guru Fisika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus mendapatkan penghargaan dalam Kompetisi/Lomba Inovasi Pembelajaran Inkuiri yang diselenggarakan oleh SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel (QITEP) in Science.

Lomba yang dilaksanakan dalam rangka adanya fenomena Gerhana Matahari Total (GMT)
yang bisa diamati langsung di Indonesia pada tanggal 9 Maret 2016 lalu diikuti tidak kurang dari 20 peserta. “Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan juara III dan satu-satunya pemenang yang berasal dari madrasah,” jawab Falah ketika dihubungi melalui telepon.

Falah menambahkan bahwa makalah yang berjudul “Pengaruh Gerhana Matahari Sebagian pada Tanggal 9 Maret 2016 terhadap Perilaku Unggas dan Serangga” ini merupakan studi implementasi pembelajaran sains berbasis inkuiri terbimbing dan telah dipresentasikan pada diklat Earth and Space Science 2016 di Bandung di hadapan para guru peserta diklat se-Asia Tenggara pada Rabu 27 Juli 2016 yang lalu.

Dari hasil pengamatan yang ditulis dalam makalahnya, Falah menyebutkan bahwa Perilaku hewan unggas (bebek, ayam jantan dan merpati) dan serangga (jangkrik, kupu-kupu) saat terjadi
gerhana matahari sebagian berbeda dengan perilaku sebelum terjadi gerhana matahari sebagian. “Selain itu aktivitas belajar didapatkan dari pengamatan pembelajaran pengamatan dampak gerhana matahari sebagian terhadap hewan unggas dan serangga menggunakan metode pembelajaran inkuiri terbimbing menunjukkan persentase 87, 4%,” lanjutnya.

Atas prestasinya tersebut pada kesempatan yang sama Falah juga menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Kepala Divisi Program dan Pelatihan QITEP in Science SEASMEO, Reza Setiawan.

SEAMEO adalah organisasi yang dibentuk oleh seluruh Menteri Pendidikan negara-negara ASEAN. SEAMEO berdiri pada tahun 1965 dengan tujuan untuk membangun kerja sama dalam bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan pada wilayah tersebut. [asyiq/gt]